Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERSIAPAN LEBARAN: Kemendag Diminta Tambah Pasokan Daging dan Ayam

BISNIS.COM, JAKARTA–Kementerian Perdagangan diminta untuk segera mengantisipasi tingginya permintaan daging dan ayam sejak beberapa bulan menjelang Ramadhan guna menghindari lonjakan harga akibat kelangkaan yang mungkin terjadi di pasaran.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 10 Mei 2013  |  12:15 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA–Kementerian Perdagangan diminta untuk segera mengantisipasi tingginya permintaan daging dan ayam sejak beberapa bulan menjelang Ramadhan guna menghindari lonjakan harga akibat kelangkaan yang mungkin terjadi di pasaran.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Suryani Sidik Motik mengatakan bila Kemendag bisa membanjiri pasokan daging dan ayam mulai jauh-jauh hari, maka kenaikan harga kebutuhan tersebut dapat dihindari

“Harusnya supply daging dan ayam sudah bisa disediakan jauh-jauh hari, pemerintah harus mengantisipasi ini agar tidak terjadi kenaikan harga,” tuturnya, Jumat (10/5/2013).

Selain daging dan ayam, beberapa kebutuhan pokok yang kemungkinan mengalami lonjakan harga adalah telur, beras, dan gula.

Pihak Bulog pun menurutnya harus sudah mempersiapkan dan mengantisipasi permintaan yang cukup tinggi dari masyarakat. “Supply dan demand menjelang puasa dan lebaran ini harus bisa diantisipasi oleh Kemendag dan Bulog.”

Adapun, bagi pelaku UKM, momen menjelang puasa dan lebaran ini, menurutnya, menjadi peluang yang baik untuk memasarkan produk yang mereka miliki.

Rencananya, HIPPI akan membuat berbagai persiapan untuk menjual berbagai produk UKM melalui pameran. (sep)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog daging harga kemendag ayam lebaran ramadhan
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top