Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wamen BUMN Sebut Investor Arab Belanda Berminat Akuisisi Jalan Tol Trans Sumatra

BUMN mengungkap dua investor asal Uni Emirat Arab (UEA) dan Belanda minat mengakuisisi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) milik Indonesia Investment Authority.
Pekerja beraktivitas di proyek jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang hingga kini progresnya baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021)./Bisnis-Noli Hendra
Pekerja beraktivitas di proyek jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang hingga kini progresnya baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021)./Bisnis-Noli Hendra

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkap dua investor asal Uni Emirat Arab (UEA) dan Belanda minat mengakuisisi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) milik Indonesia Investment Authority.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan APG Asset Management N.V (APG) yang merupakan investor dana pensiun asal Belanda dan salah satu anak usaha milik Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) kini tengah melakukan kajian atas rencana akuisisi tersebut.

"Mereka sedang menilai untuk dua tol Trans Sumatra [milik] INA juga, ini juga akan di expand juga ke platform lain dengan ADIA dan dengan APG," jelas Tiko usai menghadiri agenda Round Table Meeting UEA-Indonesia, Jakarta, Kamis (1/2/2024).

Tak hanya membidik akuisisi pada 2 ruas Jalan Tol Trans Sumatra, duet APG dan ADIA juga direncanakan bakal menginjeksi investasi pada sektor infrastruktur lainnya mulai dari bandara hingga data center.

Sebagai informasi, sebelumnya pada Rabu (10/1/2024), INA mengungkap dua investor asing yakni APG Asset Management dan ADIA resmi mengakuisisi dua ruas Jalan Tol Trans Jawa (JTT) yakni Tol Kanci - Pejagan dan Pejagan - Pemalang.

Dalam laporannya dijelaskan, ruas Tol Trans Jawa Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang akan menjadi aset awal untuk platform investasi yang menargetkan peluang investasi hingga US$2,75 miliar atau setara Rp42,8 triliun di berbagai jaringan jalan tol di Indonesia. 

Sementara pada kesempatan berbeda, INA memang diketahui telah memberi sinyal untuk melepas sejumlah kepemilikannya di ruas JTTS, yang saat ini tengah memasuki tahap auction atau masuk tahap penjajakan ke investor. 

Ketua Dewan Direktur INA Ridha D. M. menjelaskan, sudah terdapat tiga konsorsium yang berminat untuk turut serta meminang Jalan Tol Trans Sumatra.

INA menargetkan, proses pelepasan JTTS ke tangan investor baru dapat diselesaikan pada kuartal I tahun ini.

"Jalan tol yang di Sumatra itu kami lakukan auction, sudah ada tiga konsorsium sudah berminat. Insyaallah, kuartal pertama ke depan kita lepas. Kita juga sekarang sedang lihat-lihat investasi sebesar lebih dari Rp80 triliun dan mudah-mudahan bisa berhasil," pungkasnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Alifian Asmaaysi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper