Uang Koin Berdiri Stabil Meski Kereta Cepat Melaju 180 Km/Jam

Warganet membagikan video uang koin yang bisa berdiri stabil meski di dalam Kereta Cepat Jakarta Bandung yang melaju 180 km/jam.
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB) mulai dikirim dari China ke Indonesia pada Jumat (5/8/2022) - Dok. KCIC
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB) mulai dikirim dari China ke Indonesia pada Jumat (5/8/2022) - Dok. KCIC

Bisnis.com, JAKARTA - Salah seorang warganet membagikan pengalamannya saat mengikuti testing & commissioning Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), di mana kecepatan kereta saat pengujian ditingkatkan menjadi 180 km/jam dari 60 km/jam dengan menggunakan Comprehensive Inspection Train (CIT) atau Kereta Inspeksi.

Dalam sebuah video yang diunggah ke akun TikTok @indonesianrailfams, kondisi di dalam kereta terlihat minim getaran meski kecepatan kereta saat itu mencapai 181 km/jam. Hal tersebut dapat dilihat dari koin yang tidak goyang sama sekali, sedangkan botol berisikan air mineral tampak sedikit bergetar.

“Koin, air [di dalam botol air mineral] tidak goyang. Koin tidak goyang sama sekali, [kecepatan kereta] 180 km/jam,” jelas video tersebut, dikutip Senin (29/5/2023).

Adapun koin tergeletak saat kereta api melintasi jalur melengkung. Suara pria yang ada dalam video menyebut, koin hanya bisa berdiri stabil di lintasan lurus. “Lengkung nggak bisa, harus lurus,” jelasnya.

Menurut catatan Bisnis, waktu tempuh antara Stasiun Halim hingga Stasiun Tegalluar sekitar 50 menit, berdasarkan pelaksanaan  testing & commissioning. Kecepatan akan terus ditambah hingga mencapai puncak kecepatan operasional di 350 km/jam bahkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya yaitu hingga 385 km/jam.

Guna mencapai angka tersebut, pengoperasian CIT akan terus ditingkatkan setiap harinya. Pelaksanaan testing & commissioning KCJB akan terus dilakukan oleh KCIC bersama para kontraktor dan konsultan independen.

“Kecepatan akan terus ditingkatkan secara bertahap untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang dibangun dalam kondisi siap dioperasikan,” ujar Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper