Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Target Wisman Naik Jadi 8,5 Juta, Pengusaha Minta Frekuensi Penerbangan Ditambah

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) optimistis target wisman 8,5 juta tahun ini dapat tercapai
Pekerja menyelesaikan pembangunan fasilitas penerbangan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, di Tangerang, Banten , Senin (24/4).JIBI-Dedi Gunawan
Pekerja menyelesaikan pembangunan fasilitas penerbangan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, di Tangerang, Banten , Senin (24/4).JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia atau GIPI menilai kunjungan wisatawan mancanegara yang ditargetkan sebesar 8,5 juta tahun ini berpotensi tercapai jika pemerintah menambah frekuensi penerbangan internasional. 

Ketua Umum GIPI Hariyadi Sukamdani menyampaikan, hingga Februari 2023, frekuensi penerbangan internasional baru sekitar 40 persen.

"Kalau kita melihat trennya harusnya bisa tercapai dengan catatan jumlah penerbangan harus kembali seperti posisi 2019," kata Hariyadi, dikutip Kamis (13/4/2023).

Untuk mencapai target baru ini, maka pemerintah harus memperbanyak frekuensi penerbangan dari luar negeri ke Indonesia. "Itu sangat penting," ujarnya.

Adapun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, dari semula 7,4 juta kunjungan menjadi 8,5 juta kunjungan pada 2023.

Target tersebut pertama kali disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam sambutannya pada peringatan HUT Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) ke 12 di Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2023).

“Pada 2023 ini kita dapat PR baru, ini bocorannya ya karena ini GIPI dan PHRI, kita tadinya targetnya 7,4 juta batas atas wisatawan mancanegara, ditambahkan 1 juta. Kalau tidak salah angkanya nanti akan dirilis 8,5 juta,” ungkap Sandiaga, Selasa (11/4/2023).

Sandi mengakui target tersebut tidak mudah dicapai lantaran targetnya terus bertambah, tetapi anggaran Kemenparekraf dipangkas 20 persen dibandingkan anggaran 2022.

Selain itu, jumlah penerbangan internasional masih sangat terbatas sehingga ini menjadi tantangan untuk Kemenparekraf dalam mencapai target 8,5 juta kunjungan wisman ke Tanah Air.

Adapun, saat ini, Sandi sudah mengirim Wakil Menparekraf Angela Tanoesoedibjo dan Deputi Pemasaran ke China untuk menjalin kerja sama penerbangan langsung dari China, Australia, dan India. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper