Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei BPS: Sebanyak 88 dari 90 Kota Mengalami Inflasi pada September 2022

Kota dengan tingkat inflasi tertinggi pada September 2022 adalah Bukittinggi, yakni 1,87 persen (month-to-month/mtm).
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  15:59 WIB
Survei BPS: Sebanyak 88 dari 90 Kota Mengalami Inflasi pada September 2022
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam rilis kinerja ekspor dan impor Februari 2022, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/3/2022). - BPS
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, dari 90 kota yang diamati BPS, sebanyak 88 kota tercatat mengalami inflasi

Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan, kota dengan tingkat inflasi tertinggi berada di Bukittinggi yaitu sebesar 1,87 persen (month-to-month/mtm). Adapun inflasi terendah terjadi di Merauke dengan tingkat inflasi 0,07 persen. 

“Penyebab utama adalah kenaikan harga bensin [BBM] dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,81 persen, beras memberikan andil 0,35 persen, angkutan dalam kota 0,18 persen dan angkutan antar kota 0,09 persen,” kata Margo dalam konferensi pers, Senin (3/10/2022).

Sementara itu, dua kota tercatat mengalami deflasi. Kedua kota itu antara lain Manokwari dan Timika di mana masing-masing mengalami deflasi sebesar 0,64 persen dan 0,59 persen.

Kemudian, jika melihat sebaran inflasi menurut pulau, inflasi tertinggi di Sumatra terjadi di kota Bukittinggi sebesar 1,87 persen, Jawa tertinggi di kota Kudus dengan inflasi 1,65 persen, dan Kalimantan di Singkawang sebesar 1,66 persen.

Lalu, Palopo di Sulawesi dengan tingkat inflasi sebesar 1,74 persen, dan Bali Nusra di Kupang sebesar 1,82 persen.

Untuk wilayah Maluku dan Papua, inflasi tertinggi terjadi di Sorong dengan inflasi berada di level 1,49 persen.

Adapun BPS melaporkan, inflasi di Indonesia tercatat sebesar 1,17 persen mtm pada September 2022, tertinggi sejak Desember 2014.

Secara tahunan, inflasi sudah mencapai 5,95 persen (year-on-year/yoy) dan secara tahun kalender menjadi 4,84 persen (year-to-date/ytd).

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan tekanan inflasi akan terus mengalami peningkatan ke depan. Hingga akhir 2022, inflasi diperkirakan akan mendekati level 5 persen. Tahun depan, Perry mengatakan tingkat inflasi juga berisiko melebihi level 4 persen, seiring dengan ketidakpastian global yang masih sangat tinggi.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan tingkat inflasi pada September 2022 sebesar 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Secara bulanan, tingkat inflasi diperkirakan sebesar 1,10 persen mtm.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Wahyu Agung Nugroho mengatakan tingginya inflasi pada September 2022 terutama disebabkan oleh kenaikan harga BBM yang diberlakukan pemerintah pada awal bulan lalu.

“Inflasi tahunan September 2022 diperkirakan 5,88 persen untuk September ini atau 1,1 persen secara bulanan, ini komponennya mostly dari kenaikan harga bensin yang menyumbang 0,91 persen terhadap inflasi,” katanya, Sabtu (1/9/2022).

Wahyu mengatakan, dampak dari kenaikan harga BBM juga mulai terlihat pada kenaikan tarif transportasi dalam kota dan transportasi antarkota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi BPS ekonomi Harga BBM
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top