Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Setop Operasi, TransNusa Terbang Lagi ke Bali dan YIA

PT TransNusa Aviation Mandiri atau yang dikenal dengan TransNusa membuka penjualan tiket penerbangan Jakarta-Bali dan Jakarta-Yogyakarta.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 29 September 2022  |  01:01 WIB
Sempat Setop Operasi, TransNusa Terbang Lagi ke Bali dan YIA
Sempat Setop Operasi, TransNusa Terbang Lagi ke Bali dan YIA. Ilustrasi - Pesawat ATR milik TransNusa - Bisnis/Istimewa
Bagikan

Bisnis com, JAKARTA - PT TransNusa Aviation Mandiri atau yang dikenal dengan TransNusa membuka penjualan tiket penerbangan Jakarta-Bali dan Jakarta-Yogyakarta seiring dengan rencana mengudara kembali di segmen Low Cost Carrier (LCC) per 6 Oktober 2022.

Direktur Utama TransNusa Bayu Sutanto menuturkan telah membuka penjualan dengan memberikan penawaran spesial diskon hingga 25 persen bagi calon penumpang yang memesan tiket mulai 28 September hingga 5 Oktober 2022.

TransNusa akan melayani penerbangan Jakarta (CGK) menuju Bali (DPS) sebanyak 5 kali sehari pergi pulang dan Jakarta (CGK) menuju Yogyakarta (YIA) sebanyak 2 kali sehari pergi pulang.

"Harga mulai dari Rp800.000 untuk sekali jalan untuk rute Jakarta-Bali, dan Rp500.000 untuk rute Jakarta-Yogyakarta sekali jalan," ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (28/9/2022).

Maskapai ini telah beroperasi sejak 2025 tetapi mulanya dengan melayani wilayah timur Indonesia, terutama Nusa Tenggara-Bali dan Sulawesi bagian selatan. Pada Agustus 2011, TransNusa memasuki tahap baru dengan menerima sendiri Air Operator's Certificate (AOC) dan izin penerbangan niaga berjadwal.

Pada 2022 ini setelah menyetop penerbangannya selama pandemi Covid-19, Bayu pun mengubah segmen layanannya menjadi maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low-Cost Carrier (LCC) terkini yang memberikan kenyamanan dan harga yang ekonomis.

Data dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) pada Juni lalu menyatakan bahwa penumpang udara diperkirakan mencapai 83 persen dari tingkat pra-pandemi. Berdasarkan data terbaru dari Kemenperin, jumlah penumpang yang mengudara di Indonesia saat ini diperkirakan meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini digadang-gadang dapat menjadikan Indonesia sebagai pasar transportasi terbesar keenam pada 2034 mendatang.

”Saat ini adalah momentum yang tepat dengan melihat besarnya peningkatan kapasitas penumpang dari tahun ke tahun serta peningkatan mobilitas masyarakat pasca pandemi Covid-19," imbuhnya.

Rencananya, TransNusa beroperasi menggunakan pesawat baru A320neo berkapasitas 168 penumpang serta menyediakan gratis 20 kg bagasi untuk seluruh penerbangan domestik.TransNusa menawarkan tiga opsi jenis tiket bundling yang disebut mulai dari seat untuk pilihan yang paling standard, Seatplus yang diprediksikan akan paling populer karena penumpang dapat memilih nomor kursi dan mendapatkan makanan, serta Flexipro yang memberikan pelayanan penuh bahkan hingga fleksibilitas 2 kali perubahan tanggal dan jam penerbangan. Selain itu, maskapai juga menyediakan beragam menu makanan pra-pesan (pre-booked meals).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TransNusa pesawat bali maskapai lcc
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top