Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jrenggg! Ekonomi Inggris Akhirnya Masuk ke Jurang Resesi

Ekonomi Inggris masuk ke dalam jurang resesi setelah mata uang poundsterling mengalami penurunan dan menekan inflasi yang lebih tinggi.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 23 September 2022  |  17:39 WIB
Jrenggg! Ekonomi Inggris Akhirnya Masuk ke Jurang Resesi
Lalu lintas pejalan kaki di Inggris - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Survei manajer pembelian menunjukan ekonomi Inggris telah memasuki jurang resesi, setelah penurunan nilai poundstering yang mendorong inflasi dan membuat perusahaan enggan untuk berinvestasi.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (23/9/2022), Indikator komposit S&P Global untuk kesehatan sektor swasta turun menjadi 48,4 pada September dari 49,6 pada bulan sebelumnya. Dalam hal ini, ekonom memperkirakan pembacaan indikator tepat di bawah ambang batas yang menunjukkan kontraksi.

Angka-angka itu dikombinasikan dengan laporan terpisah yang menunjukkan rekor penurunan kepercayaan konsumen menunjukkan tantangan yang harus dihadapi Perdana Menteri Inggris Liz Truss.

Bahkan, pemerintahnya pada hari Jumat (23/9/2022), akan menetapkan beberapa langkah-langkah guna mendorong pertumbuhan dan melindungi konsumen dari lonjakan biaya listrik dan gas alam.

Kepala ekonom bisnis di S&P Global Market Intelligence Chris Williamson mengungkapkan ekonomi Inggris kemungkinan sudah masuk dalam jurang resesi.

"Kendala pasokan, melonjaknya harga energi dan kenaikan biaya impor yang terkait dengan melemahnya pound menambah tekanan biaya." jelasnya seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (23/9/2022). 

Dia menjelaskan, indikator berwawasan ke depan dalam laporan S&P memburuk, bahkan menunjukan perlambatan ekonomi yang tercatat di awal tahun telah berubah menjadi resesi.

Pada hari kamis (22/9/2022), Bank of England mengatakan ekonomi menyusut pada kuartal II/2022 dan akan terus menurun pada kuartal III/2022 sehiggga memenuhi definisi teknis dari resesi.

Selain itu, sebuah perusahaan riset pasar GfK Ltd mengatakan ukuran kepercayaan konsumen turun lima poin menjadi minus 49 pada September, terendah yang tercatat sejak survei dimulai pada 1974.

"Konsumen tertekuk di bawah tekanan krisis biaya hidup yang berkembang di Inggris," kata direktur strategi klien GfK Joe Stanton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi inggris Resesi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top