Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarif Penyeberangan Belum Naik, Ini Curhatan Pengusaha Feri Swasta

Pengusaha feri swasta mengaku kewalahan karena tarif penyeberangan belum naik hingga saat ini.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 22 September 2022  |  18:19 WIB
Tarif Penyeberangan Belum Naik, Ini Curhatan Pengusaha Feri Swasta
Sejumlah kendaraan pemudik memasuki kapal feri di Dermaga I Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (8/6/2018). - ANTARA/Asep Fathulrahman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha feri swasta mengaku kewalahan setelah 15 hari usai penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tidak dibarengi dengan penaikan tarif penyeberangan.

Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) mengatakan banyak dari anggotanya yang kewalahan selama lebih dari dua pekan ini menomboki biaya operasi yang melesat tinggi.

"Sampai 15 hari ini banyak operator kapal yang sudah kewalahan. Apalagi sampai berlarut-larut," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gapasdap Aminuddin Rifai, Kamis (22/9/2022).

Dia mengatakan bahwa pengusaha feri pun saat ini terus mencari sumber dana dengan sekuat tenaga untuk mendukung operasional. Sembari menunggu keputusan penaikan tarif, banyak pemilik kapal yang menggunakan dana pribadinya sebagai tombok.

"Mungkin owner-owner memakai dana pribadinya untuk membiayai operasional kapal," terang Aminuddin.

Contohnya yakni penaikan biaya operasi di lintas penyeberangan Merak--Bakauheni. Saat ini pengusaha disebut menambah biaya BBM yang dibayarkan sekitar Rp20 juta sampai dengan Rp30 juta per hari.

Seperti diketahui, biaya bahan bakar merupakan salah satu komponen biaya terbesar untuk operasional kapal feri.

"Jika dalam 1 bulan kapal itu beroperasi sekitar 10 hari, maka rata-rata hampir Rp300 juta," kata Aminuddin.

Sebagai alternatif, Aminuddin mengatakan bahwa banyak operator kapal yang jadwal operasionalnya digantikan dengan kapal lain. Dalam artian, beberapa sudah melakukan efisiensi jadwal operasional sembari menunggu keputusan penaikan tarif penyeberangan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan aturan penaikan tarif penyeberangan melalui Keputusan Menteri Perhubungan (KM) No.172/2022. Namun, sampai dengan saat ini, penaikan tarif belum diberlakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

feri penyeberangan angkutan penyeberangan gapasdap
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top