Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Airlangga Bertemu Menteri Ekonomi Jepang, Bahas Apa?

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membahas sejumlah isu saat bertemu Menteri Ekonomi Jepang Nishimura Yasutoshi di Jakarta, Sabtu (3/9/2022).
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 04 September 2022  |  09:23 WIB
Menko Airlangga Bertemu Menteri Ekonomi Jepang, Bahas Apa?
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Nishimura Yasutoshi di Rumah Dinas Airlangga, Jakarta pada Sabtu (3/9 - 2022) / Instagram Airlangga Hartarto.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Nishimura Yasutoshi di Rumah Dinas Airlangga, Jakarta pada Sabtu kemarin (3/9/2022).

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri membahas sejumlah isu strategis, khususnya terkait penguatan kerja sama di bidang ekonomi.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri Jepang telah disepakati bahwa General Review Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) yang membahas protokol perubahan IJEPA ditargetkan selesai dan diumumkan di sela-sela G20 Summit November 2022 di Bali.

Airlangga menyampaikan, salah satu isu yang masih tertunda yaitu pembahasan terkait permintaan Indonesia atas akses pasar untuk ekspor tuna kaleng serta produk buah tropis ke Jepang.

"Diharapkan Jepang dapat mempertimbangkan tarif bea masuk untuk beberapa komoditas seperti ikan tuna serta buah pisang dan nanas," kata Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (4/9/2022).

Keduanya juga membahas terkait investasi Jepang di Indonesia. Beberapa perusahaan otomotif Jepang seperti Mitsubishi Motor dan Toyota Group telah meningkatkan investasinya di Indonesia.

Mitsubishi Motor misalnya, telah berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor kendaraan, terutama untuk memproduksi kendaraan yang berbasis Electric Vehicle dengan rencana tambahan investasi Rp10 triliun dari 2022-2025. Sementara itu, Toyota Group juga telah merencanakan tambahan investasi dalam rentang waktu 2022-2026 senilai Rp27,1 triliun.

Pelabuhan Patimban dan MRT North-South Fase 1 juga menjadi pembahasan keduanya. Terkait hal ini, Airlangga mengapresiasi dukungan dan kerja sama pemerintah Jepang dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sektor kelapa sawit juga turut menjadi bahan perbincangan Menko Airlangga dan Menteri Ekonomi Jepang pada Sabtu kemarin.

"Pemerintah Indonesia berharap Pemerintah Jepang dapat menerima sertifikasi ISPO Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor produk kelapa sawit ke Jepang. Indonesia menjamin bahwa aspek berkelanjutan dari tanaman sawit ini sesuai dengan yang disyaratkan Jepang di bawah skema feed in tariff (FIT)," ujarnya.

Airlangga juga mengakui sempat melakukan 'diplomasi Koi'. Diplomasi Koi yang dimaksud adalah mengajak Nishimura untuk melihat ikan Koi peliharaan Airlangga yang berada di beranda rumah.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, dan Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airlangga hartarto jepang ijepa
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top