Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Turun! Jokowi Patok Target Lifting Minyak 2023 Jadi 660.000 Bph

Jokowi menurunkan target lifting minyak mentah ke posisi 660.000 barel per hari pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  20:28 WIB
Turun! Jokowi Patok Target Lifting Minyak 2023 Jadi 660.000 Bph
Sejumlah pekerja melakukan perawatan sumur Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (14/6/2022). ANTARA FOTO - M Risyal Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan target lifting minyak mentah ke posisi 660.000 barel per hari dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023.

“Lifting minyak dan gas bumi diperkirakan masing-masing mencapai 660.000 barel per hari dan 1,05 juta barel setara minyak per hari,” kata Jokowi saat menyampaikan Pidato Pengantar RAPBN 2023 dan Nota Keuangan, Jakarta, Selasa (16/8/20222).

Adapun, proyeksi lifting minyak mentah itu relatif lebih rendah dari target yang sempat dipatok pemerintah pada APBN 2022 yaitu 703.000 barel per hari.

Sementara itu, Jokowi mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia crude price (ICP) berada di angka US$90 per barel pada rancangan APBN tahun depan.

“Harga ICP diperkirakan akan berkisar pada US$90 per barel,” tuturnya.

Asumsi hulu migas itu diimbangi dengan proyeksi rata-rata nilai tukar rupiah yang diperkirakan bergerak di sekitar Rp14.750 per US$ dan rata-rata suku bunga Surat Utang Negara 10 tahun diprediksi pada level 7,58 persen.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat produksi siap jual atau lifting migas sepanjang semester I/2022 masih di bawah target.

Berdasarkan data yang dipaparkan SKK Migas, realisasi lifting minyak hingga Juni 2022 tercatat sebesar 616.600 barel per hari. Capaian itu tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan target lifting minyak pada APBN 2022 sebesar 704.000 barel per hari.

Sementara itu, realisasi lifting gas bumi sampai dengan semester I/2022 tercatat 5.326 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Jumlah itu tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan target APBN 2022 sebesar 5.800 mmscfd.

Dengan demikian, capaian lifting migas pada semester I/2022 tercatat sebesar 1,57 juta barel setara minyak per hari atau hanya mencapai 90 persen dari target sepanjang tahun ini 1,73 juta boepd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi lifting minyak migas APBN 2023 Harga Minyak
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top