Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi Imbas Tegangnya Geopolitik Global, Manufaktur Nasional Harus Lakukan Diversifikasi

Ketegangan geopolitik menghambat rantai pasok dan mengganggu permintaan pasar negara tujuan ekspor. Karena itu sektor manufaktur harus mencari cara.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  19:47 WIB
Antisipasi Imbas Tegangnya Geopolitik Global, Manufaktur Nasional Harus Lakukan Diversifikasi
Aktivitas karyawan di salah satu pabrik di Jakarta, Jumat (20/9/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Pelaku industri manufaktur Tanah Air harus mengambil langkah diversifikasi untuk mengantisipasi dampak perubahan geopolitik global serta ancaman resesi Amerika Serikat (AS).

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai diversifikasi perlu dilakukan mengingat ketidakstabilan politik dan ekonomi global disusul dengan pengetatan sejumlah kebijakan internasional oleh beberapa negara.

"Sehingga mempersulit rantai pasok bahan baku maupun bahan setengah jadi ke negara-negara berkembang yang membutuhkan," jelas Bhima dalam acara "Mid-Year Economic Outlook 2022" yang diselenggarakan Bisnis Indonesia, Selasa (2/8/2022).

Menurut Bhima, pelaku industri manufaktur nasional bisa melakukan diversifikasi, baik itu negara tujuan maupun komoditas ekspor yang menjadi prioritas.

Bhima memaparkan sejumlah komoditas di industri manufaktur yang potensial di antaranya adalah perhiasan dengan potensi pasar ekspor mencapai US$720 juta.

Selain perhiasan, potensi pasar ekspor produk kelistrikan seperti smart cards dan lampu LED Indonesia diproyeksikan mencapai US$795 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur industri manufaktur indeks manufaktur pmi manufaktur kinerja manufaktur geopolitik industri
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top