Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Libur Lebaran, Taman Impian Jaya Ancol Torehkan Kunjungan Tertinggi Selama Pandemi

Pada hari kedua dan ketiga Idulfitri, Taman Impian Jaya Ancol tercatat dikunjungi 70.000 wisatawan dalam sehari.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 05 Mei 2022  |  13:11 WIB
Foto udara wahana permainan di Dufan, Ancol, Jakarta, Sabtu (20/6/2020). Setelah ditutup selama dua bulan akibat pandemi COVID-19, kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka untuk umum dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Foto udara wahana permainan di Dufan, Ancol, Jakarta, Sabtu (20/6/2020). Setelah ditutup selama dua bulan akibat pandemi COVID-19, kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka untuk umum dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Taman Impian Jaya Ancol  menjadi destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya selama libur Lebaran 2022. Ancol meraup kunjungan tertinggi selama pandemi Covid-19 semasa liburan Lebaran kali ini. 

Ancol mendapat kunjungan tertinggi selama pandemi Covid-19 pada hari kedua dan ketiga Idulfitri 2022.

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho melaporkan bahwa dalam periode libur lebaran sejak 2 Mei hingga 4 Mei 2022 sudah ada sekitar 178.000 kunjungan. 

“Kalau hari pertama pas lebaran itu closing di 38.000. Hari kedua dan ketiga kebetulan memang ada peningkatan closing di 70.000 di dua hari tersebut masing-masing. Hari kedua dan ketiga itu termasuk kunjungan tertinggi selama dua tahun untuk angka kunjungan ke Ancol” ungkap Eko, Kamis (5/5/2022).

Sementara hari ini, Kamis (5/5/2022) hingga pukul 10.00 WIB tercatat sudah sekitar 20.000 warga yang memasuki area Ancol. Angka tersebut menurun dari hari sebelumnya namun tetap diprediksi dapat mencapai 55.000 kunjungan.

Membandingkan dengan lebaran 2021, Ancol hanya buka pada hari pertama dan kedua Idulfitri tersebut memiliki total kunjungan hampir 80.000. Maka dari angka akumulasi tersebut tercatat tahun ini sudah lebih tinggi.

“Pada 2021 itu hari ketiga, empat, dan lima harus tutup karena aturan Pemprov, selanjutnya buka dengan pembatasan. Angka kunjungannya nggak terlalu tinggi. Selama pekan libur lebaran kita prediksi di rata-rata kunjungan per hari itu bisa di 55.000 orang,” lanjut Eko.

Dia melanjutkan, melonjaknya angka kunjungan membuat pihak Ancol cukup kaget karena mengira Jakarta akan sepi akibat diperbolehkannya mudik tahun ini.

Dalam dua tahun terakhir sejak pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo resmi memperbolehkan mudik pada tahun ini dengan aturan salah satunya wajib booster.

“Kami sempat berpikir bahwa mungkin ‘wah warga Jakarta habis nih pada mudik,’ tapi ternyata kami cukup surprise antusiasme pengunjung cukup tinggi yang datang ke Ancol. Ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata di Indonesia, bukan hanya di Jakarta sepertinya di wisata lain di Indonesia,” ungkap Eko.

Pengunjung yang datang ke Ancol sejauh ini didominasi oleh kendaraan plat B (Jabodetabek). Pantauan Eko, mayoritas warga datang dengan keluarga serta beberapa kendaraan plat luar kota seperti Sumatra, Cirebon, dan indramayu.

Sementara itu, karena pengunjung diwajibkan untuk membeli tiket secara online maksimal H-1 kedatangan, Eko melaporkan adanya tumpukkan antrean kendaraan di pintu gerbang masuk akibat pengunjung yang belum membeli tiket. 

Eko mengimbau para pengunjung untuk membeli tiket secara online melalui www.ancol.com dan offline melalui gerai Indomaret.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top