Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPS: Upah Nominal Buruh Tani Naik 0,30 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan upah nominal harian buruh tani pada Maret 2022 naik 0,30 persen.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 18 April 2022  |  15:42 WIB
Buruh tani merawat tanaman tembakau di Sekejengkol, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/1/2022). ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi
Buruh tani merawat tanaman tembakau di Sekejengkol, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/1/2022). ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan upah nominal harian buruh tani nasional pada Maret 2022 naik 0,30 persen dibandingkan Februari 2022.

Jika dirinci, upah nominal harian buruh tani pada Maret 2022 naik dari Rp57.771,00 pada Februari 2022 menjadi Rp57.941,00 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami penurunan sebesar 0,40 persen.

“Upah nominal harian buruh bangunan [tukang bukan mandor] pada Maret 2022 naik 0,05 persen dibanding Februari 2022, yaitu dari Rp91.994,00 menjadi Rp92.040,00 per hari. Sementara upah riil mengalami penurunan sebesar 0,61 persen,” ujar Kepala BPS Margo Yuwono dalam siaran pers virtual, Senin (18/4/2022).

Jika dilihat sebarannya, Margo mengatakan upah buruh tani tertinggi terjadi di Kalimantan Utara yakni sebesar Rp74.902, sedangkan terendah ada di Yogyakarta yaitu sebesar Rp32.312.

“Adapun upah buruh secara riil pada bulan Maret sebesar Rp52.494 per hari. Jika dihitung upah ril buruh tani alami penurunan sebesar 0,40 persen,” lanjut Margo.

Mengenai penyebab upah nominal yang tapi upah riil turun, Margo mejelaskan penurunan itu disebabkan indeks konsumsi rumah tangga pada bulan Maret ini yang naik 0,70 persen.

Sementara itu, upah buruh bangunan naik 0,05 persen dan upah riilnya turun sebesar 0,61 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPS upah buruh upah buruh tani
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top