Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Triputra Agro (TAPG) Kembangkan Kewirausahaan Perempuan 

TAPG melakukan pelatihan dan pembinaan beberapa jenis usaha, antara lain adalah peternakan ayam broiler, usaha menjahit, dan budidaya ikan lele.
Penyelenggaraan RUPST PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) pada Jumat (25/6/2021). George Oetomo (Direktur), Budiarto Abadi (Direktur), Tjandra Karya Hermanto (Presiden Direktur), Toddy M Sugoto (Komisaris/ Pemimpin Rapat), Ir. Maruli Gultom (Komisaris Independen) dan Sutedjo Halim (Direktur)./ TAPGrn
Penyelenggaraan RUPST PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) pada Jumat (25/6/2021). George Oetomo (Direktur), Budiarto Abadi (Direktur), Tjandra Karya Hermanto (Presiden Direktur), Toddy M Sugoto (Komisaris/ Pemimpin Rapat), Ir. Maruli Gultom (Komisaris Independen) dan Sutedjo Halim (Direktur)./ TAPGrn

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) terus mengembangkan Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Salah satunya, dengan melatih dan membina sekitar 50 perempuan di tiga  desa, yaitu Desa Jahitan, Desa Muara Dua dan Desa Sembuluh II di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kemudian satu (1) desa,yaitu Desa Long Lees di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Head of Sustainability TAPG Rudy Prasetya menyampaikan pelatihan dan pembinaan dilakukan melalui beberapa jenis usaha, antara lain adalah peternakan ayam broiler, usaha menjahit, dan budidaya ikan lele.

Pemberdayaan perempuan tersebut, menurut lanjutnya, karena perusahaan melihat peran penting mereka dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Dalam hal ini, kaum perempuan dapat menciptakan alternatif sumber pendapatan bagi keluarga melalui wirausaha.

Dengan memberikan kesempatantersebut, TAPG yakin dapat membuka akses ekonomi untuk meningkatkanpendapatan mereka sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

“Untuk itulah, perusahaan tidak hanya memberi pelatihan berbagai usaha. Kami juga terus melakukan pembinaan dan bimbingan. Dengan demikian, diharapkan usaha yang terbentukakan mengalami peningkatan berkelanjutan,” kata Rudy Prasetya dalam siaran pers, Rabu (30/3/2022).

Pemberdayaan perempuan tersebut, menurut Rudy Prasetya, merupakan komitmen TAPG dalam pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, untuk terus mendorong kemandirian ekonomi di sekitar area konsensi, terutama para ibu Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Program DMPA ini telah diinisiasikan di seluruh perusahaan anak sejak 2018 tersebut. Selain untuk meningkatkanpemberdayaan ekonomi yang ramah lingkungan, juga sebagai upaya pencegahan terjadinya Karhutla,” jelasnya.

Guna memperkuat kelembagaan dalam mengembangkan dan mengelola sumber potensi ekonomi desa itulah program ini jugadiintegrasikan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Salah satu Ibu PKKdari Desa Sembuluh II, Winda sangat antusias terhadap program DMPA karenamembuka peluang kegiatan baru untuk masyarakat setempat.

“Program ini memiliki dampak sangat positif, karena yang tadinya masyarakat desa tidak ada kegiatan sama sekali, namun dengan adanya kerja sama ini, maka ada kegiatan selain mengurus rumah tangga, yaitu berupa menjahit.”ucapnya.

Kemudian salah satu kelompok Tani Desa Muara Dua, Halimah juga sangatterbantu. “Dengan adanya pemberian bibit ayam ini sangat membantu sekali untuk perekonomian kami dan juga dari segi pekerjaan ada pemasukan untuk setiap bulannya.” Jelasnya.

Sementara terkait Program DMPA, hingga akhir 2021, TAPG telah membina 25 desa, membentuk dan memfasilitasi 46 BUMDes, serta sekitar 3.500 Kepala Keluarga telah menerima manfaat dari program ini.

Berbagai jenis usaha yang dikembangkan adalah, pertama, budidaya ikan, yaitu nila, patin,lele, dan sebagainya; Kedua, peternakanayam broiler, sapi, dan babi; Ketiga,pertanian, yaitu padi dan bawang merah; Dan keempat, usaha jahit dansebagainya.

TAPG akan terus mendorong program DMPA untukmeningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar. Antara lain, dengan membantu mengkaji potensi desa yang dimiliki secara partisipatif, membina dan memberi modal usaha dan menyediakan tenaga pendamping untuk memonitoring program yang berjalan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper