Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementerian PUPR Tunjuk Roatex Ltd. Jadi Pelaksana Transaksi Tol Tanpa Sentuh

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan tata kelola sistem layanan tol melalui penerapan sistem transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF).
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 27 Januari 2022  |  13:51 WIB
Kementerian PUPR Tunjuk Roatex Ltd. Jadi Pelaksana Transaksi Tol Tanpa Sentuh
Ilustrasi. Gerbang Tol Pamulang di Jalan Tol Serpong-Cinere. - Jasa Marga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan tata kelola sistem layanan tol melalui penerapan sistem transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF).

Sistem transaksi nontunai berbasis MLFF menjadi salah satu inovasi baru melalui sistem pembayaran nirsentuh dengan menciptakan efisiensi, efektivitas, aman, dan nyaman dalam penerapan sistem pembayaran tol di Indonesia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui Surat Menteri PUPR Nomor PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021 Perihal Penetapan Pemenang Pelelangan Pengusahaan Badan Usaha Pelaksana Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha untuk Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF, telah menetapkan Roatex Ltd. sebagai pemrakarsa proyek sebagai pemenang lelang.

“Saat ini, Roatex Ltd. Zrt, telah membentuk perusahaan sebagai badan usaha pelaksana sistem transaksi tol nontunai nirsentuh berbasis MLFF dengan nama PT Roatex Indonesia Toll System [RITS],” ujar Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR melalui siaran persnya, Kamis (27/1/2022).

MLFF merupakan hasil dari kerja sama bilateral antara Indonesia dan Hungaria dengan tujuan meningkatkan sistem pembayaran tol Indonesia.

Proyek tersebut diinisiasi pada saat kunjungan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán ke Indonesia pada 2016.

Pemerintah Hungaria berinvestasi 100 persen di proyek tersebut dengan nilai investasi sebesar Rp4,5 triliun melalui Kerja sama pemerintah dan badan Usaha (KPBU). Investasi dari Pemerintah Hungaria tersebut menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang ramah terhadap investasi.

Sistem MLFF menggunakan teknologi global navigation satellite system (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone.

Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit, dan proses map-matching akan berjalan di central system. Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tariff.

Penggunaan GNSS sendiri banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur, termasuk Hongaria.

Manfaat lain dari kehadiran sistem transaksi MLFF adalah efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan. Teknologi tersebut juga telah sukses diterapkan di Hungaria selama lebih dari 7 tahun terakhir, yang dikelola oleh Hungarian Toll Services Company (NUZs).

Dengan diimplementasikannya sistem tersebut, pengendara tidak lagi perlu berhenti dan kendaraan dapat terus berjalan seperti biasa, sehingga tidak ada lagi antrian pada gerbang tol dan mempersingkat waktu tempuh dan efisien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol gerbang tol Kementerian PUPR
Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top