Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelombang 17 Resmi Dibuka, Ini Manfaat Program Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja ini dinilai sangat membantu kompetensi, produktifitas, dan daya saing masyarakat.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 05 Juni 2021  |  15:59 WIB
Ilustrasi - Kartu Prakerja - ANTARA
Ilustrasi - Kartu Prakerja - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Program Kartu Prakerja kembali dibuka pada hari ini, Sabtu (5/6/2021), untuk pendaftar seleksi Gelombang 17.

Berdasarkan catatan Bisnis, sudah lebih dari 62 juta orang mendaftarkan diri di website Kartu Prakerja pada tahun ini atau hingga per 18 Mei 2021. Itu merupakan data yang disampaikan Kemenko Perekonomian.

Pada 2020, lebih dari 5,5 juta orang tercatat sebagai penerima Program Kartu Prakerja, sedangkan per 18 Mei 2021 tercatat lebih dari 2,7 juta orang jadi penerima program tersebut.

Program Kartu Prakerja ini dinilai sangat membantu kompetensi, produktifitas, dan daya saing masyarakat. Mayoritas penerimanya mengaku pelatihan yang diikuti sangat berguna dalam mendukung pekerjaan maupun usaha yang sedang dijalankan.

Hal itu terungkap dalam survei yang dirilis lembaga survei Cyrus Network. Misalnya pada indikator kompetensi, 98,2 persen responden mengaku mendapat tambahan pengetahuan setelah mengikuti pelatihan.

Sementara itu, 96 persen responden mengaku mendapat tambahan keterampilan setelah mengikuti pelatihan. Begitu juga dengan sikap kerja bahwa 93,9 persen responden mengaku mengalami perbaikan sikap setelah mengikuti pelatihan.

Dari sisi produktivitas, 91,9 persen responden mengaku mampu mengerjakan pekerjaan lebih baik dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan sedangkan 86,2 persen mengaku dapat mengerjakan pekerjaan lebih banyak dibanding sebelum ikut pelatihan.

“Mayoritas responden juga mengaku mampu mengerjakan pekerjaan secara tepat waktu,” ujar Direktur Riset Cyrus Network Fadhli MR.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sari sisi daya saing pekerja, 92,3 persen responden yang berstatus pekerja menyatakan mampu bersaing dengan baik dalam perusahaan tempatnya bekerja. Hanya 7,7 persen yang menyatakan tidak setuju.

Sementara itu, Ekonom Center fo Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah sebelumnya menyebut program Kartu Prakerja tidak hanya menimbulkan multiplier effect di sisi permintaan, namun juga pasokan.

Menurut Piter, hal tersebut berasal dari banyaknya perusahaan trainer atau pelatihan yang bergabung dan dibutuhkan di Prakerja, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan pada jasa pelatihan tersebut.

Adapun, kini Program Kartu Prakerja memiliki 200 mitra lembaga pelatihan yang menawarkan lebih dari 1.500 pelatihan. Mulai dari kuliner, fashion, pemasaran, IT, dan lain sebagainya.

Multiplier effect-nya tidak hanya di sisi demand, tapi supply. Bagaimana perusahaan trainer ini secara online tumbuh berkembang setelah ada Prakerja,” ujar Piter dalam Pemaparan Hasil Survei Persepsi Penerima Prakerja Terhadap Penyelenggaraan Kartu Prakerja secara virtual, Kamis (20/5/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insentif kartu prakerja
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top