Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUMN Klaster Pariwisata Luncurkan 2 Institut Pelatihan

Keberadaan Indonesia Aviaton & Tourism Research Institute (IATRI) dan Indonesia Aviation & Tourism Learning Institute (IATLI) bertujuan mendukung peningkatan daya saing Indonesia.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 29 Mei 2021  |  14:28 WIB
Pengelola Angkasa Pura II mengklaim mampu menghasilkan pendapatan Rp1 miliar per bulan dari biaya parkir kendaraan baik roda empat maupun roda dua di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru. a - Antara
Pengelola Angkasa Pura II mengklaim mampu menghasilkan pendapatan Rp1 miliar per bulan dari biaya parkir kendaraan baik roda empat maupun roda dua di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru. a - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – BUMN klaster pariwisata dan pendukung meluncurkan Indonesia Aviaton & Tourism Research Institute (IATRI) dan Indonesia Aviation & Tourism Learning Institute (IATLI).

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (29/5/2021), kedua institut tersebut didirikan sebagai pusat kajian serta pelatihan ilmu dan kompetensi bagi karyawan di 9 BUMN klaster sektor pariwisata dan pendukung.

BUMN tersebut adalah PT Angkasa Pura II, PT Survai Udara Penas, PT Angkasa Pura I, PT Garuda Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT Hotel Indonesia Natour, PT Sarinah, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. 

Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto menuturkan keberadaan IATRI dan IATLI bertujuan mendukung peningkatan daya saing Indonesia, Visi Indonesia Emas 2045, dan Rencana Jangka Menengah Nasional 2020 - 2024. 

“Tujuan jangka pendek adalah membangkitkan pariwisata menjadi sumber devisa, yang saat ini terdampak pandemi. IATRI dan IATLI akan mewujudkan hospitality khas nusantara untuk mendorong pariwisata Indonesia, bahkan menjadi kekuatan bangsa Indonesia,” ujarnya.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin sekaligus Ketua Koordinator BUMN Center of Excellence Klaster Pariwisata dan Pendukung menjelaskan pembentukan kedua institut ini berpedoman pada Surat Edaran Menteri BUMN No. SE-1/MBU/02/2021 sebagai dasar pelaksanaan Transformasi fungsi Learning Center/Corporate University, Research Center, dan Innovation Center BUMN.

“Transformasi pada Learning, Research, dan Innovation Center tersebut untuk mencapai 5 prioritas yang ditetapkan Kementerian BUMN yaitu Nilai Ekonomi dan Sosial, Inovasi Model Bisnis, Kepemimpinan Teknologi, Peningkatan Investasi, dan Pengembangan Talenta,” jelas Muhammad Awaluddin.

Adapun AP II ditunjuk menjadi koordinator untuk IATRI, sedangkan Garuda Indonesia menjadi koordinator untuk IATLI. 

“IATRI dan IATLI akan membentuk world class leaders & talents, world class management practices, world class digital capabilities, dan world class technology and innovation capabilities, yang akan membawa sektor pariwisata Indonesia unggul di kancah global,” ujar Muhammad Awaluddin. 

Dia menambahkan Ppembelajaran, riset, dan inovasi adalah pondasi prioritas Kementerian BUMN untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Sejalan dengan itu, pendirian IATRI dan IATLI diharapkan dapat meningkatkan level kompetitif Indonesia (Indonesia’s competitive rank) terkait inovasi, keahlian, pasar, tenaga kerja dan lain sebagainya) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata BUMN Garuda Indonesia angkasa pura ii
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top