Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ikuti Jejak Tesla, Produsen Game Online Nexon Borong Bitcoin Rp1,45 Triliun

Nexon memperoleh 1.717 Bitcoin dengan harga rata-rata masing-masing sekitar US$58.226, termasuk biaya dan pengeluaran. Pembelian tersebut mewakili kurang dari 2 persen dari total kas dan setara kas Nexon.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 28 April 2021  |  09:34 WIB
Ilustrasi Bitcoin. Aset cryptocurrency terbesar ini menembus level US23.000 untuk pertama kalinya pada Kamis (17/12/2020). - Bloomberg
Ilustrasi Bitcoin. Aset cryptocurrency terbesar ini menembus level US23.000 untuk pertama kalinya pada Kamis (17/12/2020). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Nexon Co., penyedia game online, mengatakan telah memborong bitcoin senilai US$100 juta atau sekitar Rp1,45 triliun. Kebijakan perusahaan ini menambah daftar panjang perusahaan teknologi yang merangkul mata uang digital.

Nexon memperoleh 1.717 Bitcoin dengan harga rata-rata masing-masing sekitar US$58.226, termasuk biaya dan pengeluaran. Pembelian tersebut mewakili kurang dari 2 persen dari total kas dan setara kas Nexon, dan merupakan pembelian mata uang digital terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan yang diperdagangkan di bursa Tokyo tersebut.

"Pembelian bitcoin kami mencerminkan strategi disiplin untuk melindungi nilai pemegang saham dan untuk menjaga daya beli aset tunai kami," kata Owen Mahoney, Kepala Eksekutif Nexon, dalam sebuah pernyataan resmi yang dikutip Bloomberg, Rabu (28/4/2021).

"Dalam lingkungan ekonomi saat ini, kami percaya bitcoin menawarkan stabilitas dan likuiditas jangka panjang sambil mempertahankan nilai uang tunai kami untuk investasi masa depan."

Semakin banyak perusahaan global termasuk Tesla Inc. dan Square Inc. telah pindah untuk membeli bitcoin dalam beberapa bulan terakhir, dengan lebih banyak mulai menerima cryptocurrency sebagai bentuk pembayaran. Perusahaan-perusahaan di Jepang, yang merupakan pemimpin awal dalam penerimaan bitcoin, cukup lambat mengikuti tren ini.

Nexon mengatakan pihaknya bermaksud untuk melindungi diri dari potensi penurunan nilai mata uang non-digital jika terjadi inflasi, dengan Mahoney melihat bitcoin sebagai bentuk uang tunai yang cenderung mempertahankan nilainya, meskipun belum diakui secara luas seperti itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin Tesla Motors mata uang kripto

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top