Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gapki Sebut Belum Ada Kendala Ekspor ke India

India merupakan salah satu destinasi utama ekspor produk minyak sawit dan turunannya.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 27 April 2021  |  14:33 WIB
Pekerja memanen kelapa sawit di Desa Rangkasbitung Timur, Lebak, Banten, Selasa (22/9/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Bagus Khoirunas
Pekerja memanen kelapa sawit di Desa Rangkasbitung Timur, Lebak, Banten, Selasa (22/9/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Bagus Khoirunas

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaku usaha industri minyak sawit melaporkan bahwa aktivitas ekspor komoditas tersebut ke India belum terkendala di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Meski demikian, pelaku usaha bakal terus mengawasi perkembangan penanganan pandemi di salah satu destinasi ekspor minyak sawit itu. 

“Kami belum mendapat laporan adanya hambatan ekspor ke India,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono, Selasa (27/4/2021).

India merupakan salah satu destinasi utama ekspor produk minyak sawit dan turunannya. Data Badan Pusat Statistik memperlihatkan ekspor komoditas ini pada 2020 mencapai 4,69 juta ton dengan nilai US$3,05 miliar. India menjadi pasar terbesar setelah China yang pada 2020 mengimpor 5,64 juta ton minyak sawit dari Indonesia.

Data Gapki juga menunjukkan ekspor ke India masih tumbuh meskipun pandemi melanda padatahun lalu. Asosiasi menyebutkan nilai pasar ekspor ke India masih tumbuh 2 persen meski volume ekspor tidak mengalami kenaikan.

Joko menyebutkan ledakan kasus Covid-19 di India bisa saja berpengaruh ke ekspor ke negara tersebut. Tetapi, dia mengatakan pelaku usaha masih melihat perkembangan penanganan.

“Ya mungkin dengan ledakan gelombang kedua ada pengaruh ke perlambatan [permintaan]. Namun nanti lihat dulu bagaimana perkembangannya,” kata dia.

Kinerja perdagangan India pada Maret 2021 sejatinya menunjukkan kinerja yang baik dengan rekor impor bulanan yang mencapai US$48,4 miliar dan ekspor sebesar US$34,4 miliar. Sepanjang kuartal I/2021, impor negara tersebut naik 18,4 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Di sisi lain, data BPs menunjukkan India menjadi salah satu negara penyumbang kenaikan impor dan ekspor terbesar bagi Indonesia. Pada Maret 2021, ekspor Indonesia ke India naik US$519,5 juta dan menjadi indikasi permintaan yang naik di negara tersebut. Sementara impor dari India naik US$357,3 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor india kelapa sawit
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top