Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPS: Neraca Dagang Kuartal I/2021 Surplus Rp80,3 Triliun

Surplus ini dipicu oleh mulai pulihnya permintaan global akan ekspor komoditas andalan Indonesia.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 15 April 2021  |  12:45 WIB
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia masih mengalami surplus sebesar US$5,5 miliar atau Rp80,3 triliun (Rp14.600 per US$) sepanjang kuartal I tahun ini.

“Neraca perdagangan pada Januari hingga Maret 2021 kita masih surplus US$5,5 miliar, terjadi karena ekspor selama kuartal I naik 17,11 persen dan impor naik 10,76 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto.

Suhariyanto menjelaskan, total nilai ekspor pada kuartal I/2021 mencapai US$48,9 miliar, di mana ekspor terbesar didominasi oleh minyak dan lemak hewan nabati dan bahan bakar mineral.

Berdasarkan sektor, seluruh sektor mengalami pertumbuhan yang positif pada kuartal I/2021. Jika dirincikan, sektor pertanian tumbuh 14,61 persen, industri pengolahan naik lebih tinggi, yaitu sebesar 18,06 persen, serta sektor pertambangan naik 12,10 persen.

“Seluruh sektor selama kuartal I/2021 ini bergerak dan ekspornya tumbuh tinggi,” jelas Suhariyanto.

Sementara itu, total nilai impor pada kuartal I/2021 adalah sebesar US$43,38 miliar, naik 10,76 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pendorong kenaikan impor tersebut di antaranya impor mesin dan perlengkapan elektrik, serta mesin dan peralatan mekanis.

Berdasarkan penggunaan barang, impor barang konsumsi meningkat 14,62 persen, bahan baku/penolong naik 10,16 persen, dan barang modal naik 11,47 persen.

“Peningkatan impor bahan baku menunjukkan geliat manufaktur yang mulai bergerak, sementara barang modalnya diharapkan berpengaruh di komponen investasi,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Neraca Perdagangan BPS surplus perdagangan
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top