Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baru Awal Tahun, Defisit APBN Sudah Capai Rp63,6 Triliun

Besaran ini naik 2,8 persen dari tahun lalu. Namun defisit 0,36 persen dari GDP [produk domestik bruto/PDB] ini lebih rendah dari tahun lalu.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  11:58 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan acara virtual saat acara Bisnis Indonesia Award di Jakarta, Senin (14/12/2020). Bisnis - Abdurachman
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan acara virtual saat acara Bisnis Indonesia Award di Jakarta, Senin (14/12/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2021 hingga Februari sudah mengalami defisit sebesar Rp63,6 triliun.

“Besaran ini naik 2,8 persen dari tahun lalu. Namun defisit 0,36 persen dari GDP [produk domestik bruto/PDB] ini lebih rendah dari tahun lalu,” katanya melalui konferensi pers secara virtual, Selasa (23/3/2021).

Dilihat dari 2019, defisit APBN terus mengalami peningkatan. Pada Februari tahun lalu, saat Covid-19 belum melanda Indonesia, angkanya sebesar Rp61,8 triliun atau 0,40 persen dari PDB. Realisasi ini naik 14,4 persen dari 2019.

Jika APBN dirinci, pendapatan negara sampai Februari 2021 sebesar Rp219,2 triliun. Angka ini tumbuh 0,7 persen dari tahun lalu.

Sedangkan belanja negara Rp282,7 triliun. Realisasi ini tumbuh 1,2 persen dari periode yang sama pada 2020. Kemudian, keseimbangan primer tahun ini Rp23,2 triliun atau mengalami kontraksi sebesar 15,7 persen dari 2020.

“Pembiayaan anggaran dapat memenuhi kebutuhan target pembiayaan sebesar Rp273,1 triliun yang menunjukkan kecukupan buffer likuiditas pemerintah,” jelas Sri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn sri mulyani defisit anggaran
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top