Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jajaki Pasar Eksternal, Hakaaston Tingkatkan Kapabilitas Produk

PT Hakaaston telah menyiapkan tiga strategi untuk meningkatkan kapabilitas produksi perseroan, yakni integrasi backward, vertical, dan forward.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 16 Maret 2021  |  14:54 WIB
Aktivitas pengerjaan jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang hingga kini baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021). - Bisnis/Noli Hendra
Aktivitas pengerjaan jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang hingga kini baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021). - Bisnis/Noli Hendra

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hakaaston akan meningkatkan kapabilitas produk perseroan sepanjang 2021. Hal tersebut dilakukan agar perseroan dapat bersaing di pasar eksternal pada tahun ini.

Perusahaan itu menargetkan untuk meluaskan pasarnya dari posisi saat ini yang terbatas di proyek-proyek milik induk perusahaan, yakni PT Hutama Karya (Persero).

Direktur Produksi dan Pemasaran PT Hakaaston (HKA) Alfin Zaini mengatakan pihaknya telah menyiapkan tiga strategi untuk meningkatkan kapabilitas produksi perseroan, yakni integrasi backward, vertical, dan forward.

“Melalui integrasi backward, HKA memperkuat ketersediaan material strategis di wilayah hulu dan mengoptimalkan utilisasi atau peralatan dengan melakukan ekspansi ke beberapa wilayah," katanya melalui keterangan resmi, Selasa (16/3/2021).

Alfin mengatakan bahwa salah satu contoh integrasi backward adalah merelokasi asphalt mixing plant (AMP) pada proyek overlay Bandara Pattimura Ambon yang telah selesai pekerjaannya ke wilayah Palembang, Sumatra Selatan. AMP tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan produksi aspal di jalan tol Trans-Sumatra (JTTS) ruas Simpang Indralaya–Muara Enim.

Sementara itu, integrasi vertikal akan dilakukan dengan melakukan inovasi pengembangan produk. Selain itu, perseroan berencana untuk membuka sejumlah unit produksi baru yang akan menambah diversifikasi dan meningkatkan kapabilitas produk.

“Sebagai contoh saat ini HKA membuka unit produksi kimia konstruksi di Cikiwul, Bekasi dan pengembangan produksi aspal karet di Cileungsi, Jawa Barat,” ucapnya.

Alfin mengatakan strategi integrasi forward akan dilakukan dengan mengembangkan teknologi terkini melalui jasa konstruksi untuk mendukung sektor konstruksi dan sarana perhubungan seperti overlay bandara dan proyek pembangunan jalan layang. Alfin berharap berjalannya ketiga strategi tersebut dapat menciptakan keunggulan kompetitif dengan kompetitor.

Walaupun akan menjajaki pasar eksternal, Alfin mengatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk berkontribusi dalam konstruksi JTTS. Sejauh ini, HKA telah memproduksi 1.345.753 ton aspal hotmix, 1.532.875 meter spun pile, 5.105 buah girder, 363.982 meter barrier, dan 32.957 panel fullslab yang digunakan pada pembangunan JTTS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

trans sumatra hutama karya
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top