Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MLFF Akan Diterapkan pada 41 Ruas Tol

Implementasi teknologi MLFF pada 41 ruas tol ditargetkan akan rampung pada medio 2022.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 02 Februari 2021  |  18:17 WIB
Gerbang Tol Pasuruan, bagian dari Jalan Tol Gempol-Pasuruan. - pu.go.id
Gerbang Tol Pasuruan, bagian dari Jalan Tol Gempol-Pasuruan. - pu.go.id

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan bahwa akan ada 41 ruas tol yang akan menjadi lokasi uji coba sistem transaksi tol nontunai nirsentuh dengan skema multi-lane free flow pada 2022.

Anggota BPJT Eka P. Anas mengatakan bahwa 41 ruas tol tersebut tersebar di Sumatra, Jawa, dan Bali. Adapun, 41 ruas tersebut merupakan bagian dari implementasi tahap pertama dari teknologi MLFF tersebut.

"Namun, 41 [ruas tol] itu bisa lebih nantinya. Nanti akan bertambah dengan sendirinya. Prinsipnya ruas-ruas yang dominan, yang meliputi 80 persen lebih dari trafik [kendaraan jalan tol nasional]," katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/2/2021).

Proyek ini akan diimplementasikan di jalan tol sepanjang 1.713 kilometer dengan nilai investasi Rp4,06 triliun. Pemrakarsa proyek tersebut yaitu Roatex Ltd. Zrt., National Toll Payment Service Plc., MFB Hungarian Development Bank.

Eka berujar bahwa beberapa ruas tol yang dimaksud adalah jalan tol yang berada di wilayah Jabodetabek, Trans-Jawa, Surabaya, dan Semarang. Adapun, implementasi teknologi MLFF pada 41 ruas tol tersebut ditargetkan akan rampung pada medio 2022.

Sebelumnya, Chief Representative Roatex Musfihin Dahlan mengatakan bahwa pihaknya akan melewati tahap penerapan single lane free flow (SLFF) dan langsung menerapkan MLFF. Adapun, pihaknya berencana untuk memulai pengujian sistem transaksi tol nontunai nirsentuh (TTNN) berbasis MLFF pada kuartal I/2022.

"Pertengahan 2022 [target progresnya] sudah 50 persen, tapi kami ikut BPJT, kan kami mengerjakan proyeknya BPJT," ucapnya.

Roatex diberi waktu selama 12 bulan untuk menyelesaikan proyek tersebut. Musfihin berujar teknologi MLFF tersebut paling cepat dapat diimplementasikan pada awal 2022.

MLFF merupakan teknologi transaksi tol nontunai nirsentuh dalam rangka meningkatkan efisiensi sistem transaksi dan pelayanan di jalan tol.

MLFF adalah proses pembayaran tol tanpa berhenti yang berarti pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraannya di gerbang tol. Hal ini dapat terlaksana jika perilaku pengguna jalan tol sudah terbiasa dengan pembayaran dengan nontunai.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tarif tol bpjt
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top