Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Bus AKAP Bisa Moncer Lagi Berkat GeNose

MTI menilai kinerja bus AKAP bisa terbantu dengan adanya tes Covid-19 menggunakan GeNose karena harganya yang lebih murah.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  13:53 WIB
Calon penumpang berjalan menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di area pemberangkatan terminal Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (21/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Calon penumpang berjalan menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di area pemberangkatan terminal Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (21/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai tes Covid-19 menggunakan GeNose yang diterapkan pemerintah mulai 5 Februari 2021 diklaim bisa membantu meningkatkan kinerja bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Djoko Setijowarno mengatakan bus AKAP mulai ditinggalkan penumpang semenjak pandemi Covid-19. Pasalnya, selain karena kebijakan jaga jarak, penumpang juga memilih tidak bepergian lantaran banyaknya persyaratan yang harus dilengkapi setiap kali bepergian dan tentunya mengeluarkan biaya tambahan.

"[Tes GeNose] bisa membantu menaikkan kinerja Bus AKAP yang mulai ditinggalkan penumpang," katanya kepada Bisnis.com, Senin (25/1/2021).

Djoko beralasan tes GeNose yang menggunakan alat pendeteksi Covid-19 buatan Indonesia ini dibanderol dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan rapid tes antigen ataupun PCR Test. Oleh karenanya, sangat tepat bila diberlakukan bagi pengguna moda transportasi darat seperti bus dan kereta api.

Sayangnya, lanjut dia, saat ini kebijakan GeNose baru akan diwajibkan bagi pengguna KA, sementara untuk pengguna bus hanya dilakukan pengecekan secara acak.

"Kalau untuk terminal, saran saya dapat dilakukan di Jawa dan Sumatra yang memiliki mobilitas bus AKAP cukup tinggi. Minimal di Terminal tipe A di seluruh Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan terminal pertama yang akan menggunakan GeNose adalah Terminal Pulo Gebang. Hal tersebut disampaikan Budi merujuk SE Satgas Penanganan Covid-19, di mana masyarakat yang bepergian dengan bus itu sifatnya acak.

Saat ini dia tengah menyiapkan 200 unit GeNose untuk ditempatkan di 44 titik stasiun di seluruh Jawa dan Sumatra. Sedangkan untuk di Terminal, Kemenhub sudah memesan sebanyak 100 alat GeNose yang akan segera distribusikan ke daerah-daerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bus akap
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top