Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ciptakan Sumber Ekonomi Baru, KKP Bangun Sentra Budidaya

Pengembangan sentra budidaya tidak hanya akan menggenjot di sisi produktivitas perikanan, tetapi juga aktivitas jual beli, kuliner, bahkan wisata.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  12:34 WIB
Nelayan memanfaatka perairan Danau Rawa Pening untuk membudidaya ikan air tawar dengan media karamba di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/1). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
Nelayan memanfaatka perairan Danau Rawa Pening untuk membudidaya ikan air tawar dengan media karamba di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/1). - ANTARA/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membangun sentra budidaya untuk menggenjot perikanan budidaya. 

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta jajarannya di Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) bergerak cepat merealisasikan rencana tersebut.

"Kita harus bergerak membangun kampung-kampung budidaya, misal Kampung Nila, Kampung Lele, Kampung Udang, penamaannya disesuaikan saja dengan komoditas apa yang paling dominan di tempat tersebut," ujar Trenggono dalam rilis resmi KKP, Jumat (8/1/2020).

Pembangunan sentra budidaya ini, katanya, harus dibarengi dengan perhitungan ekonomi dan sosial yang matang agar tujuan untuk mensejahterakan masyarakat tercapai. Dia juga mengarahkan supaya pembangunan sentra budidaya ini melibatkan pemerintah daerah.

Pembangunan sentra budidaya perikanan disebutnya sebagai sumber ekonomi baru yang ramah lingkungan. Pasalnya, tolak ukur keberhasilnya adalah besaran perputaran ekonomi yang dihasilkan, bukan seberapa luas kolam budidaya yang dibangun. Kegiatan di dalamnya bukan hanya budidaya, tapi juga aktivitas jual beli, kuliner, bahkan wisata.

"Perlu membangun sumber-sumber ekonomi baru [di sektor kelautan dan perikanan melalui perikanan budidaya] karena sumber daya alam bisa habis bila terus dieksplorasi. Dan setiap melakukan sesuatu itu harus ada nilai tambahnya, untuk kesejahteraan masyarakat, juga untuk negara," urainya.

Di samping itu, Menteri Trenggono meminta jajarannya memberikan layanan prima ke masyarakat kelautan dan perikanan serta menjaga kesolidan di internal KKP. Kemudian meningkatkan pengawasan khususnya menjaga laut dari para pelaku illegall fishing dan kegiatan menangkap ikan yang merusak.

"[Sektor kelautan dan perikanan] ini sebuah kapal besar yang harus kita jaga dari sudut ke sudut [keberlanjutannya]. Di sisi lain kita pastikan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan untuk negara," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp budidaya ikan
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top