Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaga Produktivitas, Nelayan Dilatih Piawai Rawat Kapal

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan nelayan di berbagai daerah untuk dapat selalu merawat mesin kapal dalam rangka meningkatkan produktivitas kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Desember 2020  |  21:50 WIB
Kapal nelayan melintas dengan latar belakang matahari terbit di perairan Selat Malaka, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/4 - 2020). /Antara
Kapal nelayan melintas dengan latar belakang matahari terbit di perairan Selat Malaka, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/4 - 2020). /Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan nelayan di berbagai daerah untuk dapat selalu merawat mesin kapal dalam rangka meningkatkan produktivitas kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP Sjarief Widjaja mengatakan kapal merupakan jantung bagi nelayan untuk menangkap ikan di laut sehari-harinya. Mesin sebagai bagian inti dari sebuah kapal ikan pun memiliki peran penting yang mendukung kerja nelayan.

"Untuk itu, kami juga terus melatih para nelayan di berbagai wilayah untuk merawat mesin kapalnya," ujarnya dalam rilis di Jakarta, Sabtu (19/12/2020).

Ia mencontohkan, pada 14-15 Desember 2020, giliran nelayan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang mendapatkan Pelatihan Teknis Perawatan Teknis Mesin Kapal Perikanan.

Pelatihan yang diinisiasi Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka bekerja sama dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan Bitung ini diikuti oleh 100 orang pelaku utama bidang perikanan setempat.

Di saat yang bersamaan, 100 nelayan di Kabupaten Jayapura, Papua, dan Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, mengikuti Pelatihan Mengoperasikan Mesin Penggerak Utama Kapal. Pelatihan ini diinisiasi oleh Anggota Komisi IV DPRI RI Sulaeman L. Hamzah, bekerjasama dengan BPPP Ambon.

Sjarief Widjaja menyebut Mamuju memiliki potensi perikanan yang cukup melimpah. Dengan panjang garis pantai sekitar 275 km dan wilayah perairan yang luas, terdapat berbagai jenis ikan yang dapat dimanfaatkan, baik melalui perikanan tangkap maupun budidaya perikanan.

"Secara keseluruhan, produksi perikanan laut di Mamuju jauh lebih besar dibanding perikanan daratnya yakni sebanyak 2.005 ton hasil produksi perikanan laut dan 1.203,6 ton hasil produksi perikanan darat," kata Sjarief.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi tersebut, pelatihan teknis mesin kapal menjadi penting agar para nelayan dapat menjaga kapalnya terus prima. Kecepatan, olah gerak/manuver, ketahanan stabilitas, kemampuan jelajah dan konstruk menjadi beberapa syarat yang harus dipenuhi sebuah kapal ikan.

Pasalnya, mesin kapal ikan harus mempunyai kemampuan untuk menempuh jarak jauh dalam kondisi tertentu seperti musim ikan ataupun ombak tinggi.

"Mesin penggerak utama kapal perikanan ini ukurannya harus kecil tetapi mempunyai kekuatan besar dan ketahanan yang tinggi. Mesin ini harus tetap hidup dalam kondisi oleng atau trim," kata Sjarief.

Untuk itu, pelatihan teknis mesin kapat kali ini diharapkan dapat menyiapkan SDM nelayan yang kompeten untuk meningkatkan produksi hasil perikanan di Kab. Mamuju yang akan turut meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain pelatihan mesin kapal, KKP melalui BPPP Medan juga mengggelar Pelatihan Pembuatan Alat Tangkap Gillnet bagi nelayan Kota Medan, Sumatera Utara pada 14-15 Desember 2020.

Pelatihan yang diikuti oleh 50 orang nelayan setempat ini diharapkan dapat mentransfer keterampilan tentang pengembangan teknologi alat tangkap termutakhir sehingga mendukung penangkapan ikan sehari-hari untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mesin kapal ikan

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top