Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahun Depan, TIKI Optimistis Pertumbuhan Bisnis 20 Persen

TIKI optimistis pertumbuhan bisnis pada tahun depan bisa mencapai 20 persen kendati masih menghadapi masa pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 20 November 2020  |  17:16 WIB
Karyawan melayani melabeli barang yang akan dikirim di salah satu gerai Tiki di Jakarta, Selasa (7/7/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan melayani melabeli barang yang akan dikirim di salah satu gerai Tiki di Jakarta, Selasa (7/7/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) menargetkan pertumbuhan bisnis pada 2021 hingga 20 persen. Target ini terbilang optimistis menghadapi persaingan jasa kurir dagang-el yang jadi sasaran.

President Director TIKI Yulina Hastuti menuturkan sebenarnya pihaknya menargetkan pertumbuhan bisnis sekitar 15 persen, tetapi ketika menghadapi masa pemulihan ekonomi pasca pandemi, perkiraan lebih optimistis diperlukan.

"Perkiraan sekitar 15 persen pertumbuhannya, kami berharap bisa lebih sejauh ini masih di angka itu, kami tetap optimistis bisa sampai 20 persen ke depan," ujarnya kepada Bisnis.com, Jumat (20/11/2020).

Lebih lanjut, proyeksi ini terangnya, sangat bergantung pada kondisi pandemi Covid-19 pada 2021. Perlu kerja sama semua pihak agar pandemi segera berlalu dari Indonesia.

Dia menerangkan saat ini kontribusi pendapatan ritel masih lebih tinggi berkisar 60 persen sementara pendapatan dari sektor korporasi mencapai 40 persen.

Dia menerangkan strategi pada 2021 fokus pada menggarap pasar dagang-el secara lebih agresif. Hal ini mengingat pada aktivitas normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) terjadi pergeseran perilaku belanja masyarakat dari offline ke online.

"Kami juga pastinya fokus dalam perluasan jaringan dan inovasi produk yang dilakukan dan fokus strategi digital operasional berbasis cloud untuk pelanggan dan perusahaan," urainya.

Menurutnya, peluang jasa kurir pada 2021 sangat besar dengan terjadinya pergeseran pasar. Apalagi, kebiasaan baru bekerja dari rumah menurutnya tetap akan terjadi pada 2021 mendatang.

"Jadi pastinya kami akan pengembangan teknologi, kami sekarang saat ini sudah fokus di masalah teknologi dan produk-produk terbaru layanan kami menjadi fokus," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik tiki
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top