Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ridwan Kamil: Pelabuhan Patimban Buka 4,3 Juta Lapangan Kerja

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan optimismenya terhadap operasional Pelabuhan Patimban yang bisa membuka 4,3 juta pekerjaan dalam 10 tahun.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 16 November 2020  |  18:06 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat Percepatan Penyelesaian Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia melalui videoconference dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (29/9/2020). - Istimewa\r\n\r\n
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat Percepatan Penyelesaian Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia melalui videoconference dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (29/9/2020). - Istimewa\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat percaya diri Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, Jawa Barat.

Dalam 10 tahun diharapkan dapat membuka lapangan kerja hingga 4,3 juta pekerjaan yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri di segitiga rebana serta penambahan progresif pertumbuhan ekonomi Jawa Barat 4--5 persen per tahun.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan dalam proyek segitiga rebananya, akan tumbuh 13 kawasan industri baru dalam segitiga Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan Kota Cirebon. Kawasan tersebut akan menjadi metropolitan baru yang menjadi mesin ekonomi Jawa Barat dengan Pelabuhan Patimban menjadi pusat pertumbuhannya.

"Segitiga rebana dengan mesin industrinya, dapat menumbuhkan 4,3 juta pekerjaan dalam 10 tahun. Dengan pertumbuhan ekonomi menjadi 5-10 persen, saat kami masih tumbuh positif 5 persen, pertumbuhan bisa tambah 4-5 persen," ujarnya, Senin (16/11/2020).

Dia menegaskan koneksi ke arah segitiga rebana dan Pelabuhan Patimban di dalamnya menjadi kunci keberhasilan targetnya tersebut. Kang Emil mengakui akses ke Bandara Kertajati belum maksimal karena koneksi masih perlu diperbaiki.

"Pemerintah pusat juga sudah sudah jalan membangun tol utara-selatan Jabar, Cipali koneksi patimban, jalur kereta api, vertikal utara-selatan, jadi hal ini sebuah keunggulan, kami ingin melihat Patimban tak hanya fokus di pelabuhannya," katanya.

Dia mengharapkan kawasan di sekitar Pelabuhan Patimban dapat menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK). Mantan Walikota Bandung ini mengusulkan wilayah Patimban didesain sebagai kota pelabuhan yang memenuhi aspek tata kota yang baik dan mampu menampung 1 juta penduduk.

Menurutnya, dengan begitu, kawasan Patimban tidak akan menjadi seperti Pelabuhan Tanjung Priok yang pelabuhannya sudah berfungsi tetapi tata ruang tak maksimal.

"Patimban ini bisa menjadi tata kota kelas dunia, ada alun-alun hijau, rekreasi di pantai, tapi jantung kegiatan di pelabuhan," katanya.

Pihaknya juga sudah menyiapkan kerja sama dengan Inggris membangun Politeknik Maritim agar kebutuhan tenaga kerja pelabuhan dapat diisi oleh warga lokal sekitar Subang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan ridwan kamil pelabuhan patimban
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top