Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Hunian Makau Fluktuatif, Rencana Induk Dirilis

Bisnis properti Makau terseret Hong Kong. Harga residensial di wilayah khusus China itu berfluktuasi.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  21:15 WIB
Makau di waktu malam./Bloomberg - Anthony Kwan
Makau di waktu malam./Bloomberg - Anthony Kwan

Bisnis.com, JAKARTA – Kondisi di Makau terseret ketidakpastian akibat pandemi dan kekacauan di Hong Kong, sesama wilayah khusus milik China yang berdekatan

Hal itu berimbas ke bisnis properti di Makau. Menurut konsulan properti Savills, baik jumlah transaksi dan harga rata-rata unit hunian di wilayah seluas 115,3 km2 itu berfluktuasi pada Juli dan Agustus, dengan total 654 dan 532 transaksi pada Juli dan Agustus.

Mengutip data DSF Makau, Cindy Liu, Senior Director and Head of Valuation Savills Macau, mengemukakan bahwa terjadi penurunan harga unit properti sebesar 9,2 persen pada Juli dan 13,4 pada di Agustus dibandingkan dengan bulan yang sama 2019.

Cindy menjelaskan kesenjangan antara pembeli dan penjual masih lebar, karena pembeli mengharapkan harga yang lebih rendah karena lingkungan ekonomi yang menantang, sementara penjual mengharapkan rebound dalam waktu dekat, sehingga pasar berfluktuasi tanpa arah yang jelas.

Pemerintah Makau merilis draf Rencana Induk Makau pada 4 September, dengan konten yang sangat difokuskan pada penggunaan lahan dan zonasi lahan terutama yang berkaitan dengan posisi kota dalam Greater Bay Area yakni wilayah Guangdong-Hong Kong-Macau.

Ada beberapa inisiatif yang tidak terduga termasuk perubahan penggunaan bangunan industri yang terletak di zona Morais menjadi penggunaan komersial, dan perubahan Vale das Borboletas di Coloane dari penggunaan industri menjadi perumahan.

Draf Masterplan sedang dalam konsultasi hingga November, dan diharapkan gambaran yang lebih jelas akan diberikan setelah tahap ini selesai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti hong kong Makau
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top