Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Global Percaya Diri Menatap Bisnis Properti India

Bisnis properti di India mulai bangkit kembali seiring dengan pelonggaran pembatasan akibat pandemi Covid-19 yang disertai sejumlah kebijakan stimulus. Investor global pun mulai melirik negara Asia selatan tersebut.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  21:04 WIB
Proyek pembangunan residensial vertikal di Uttar Pradesh, India./Bloomberg - Anindito Mukherjee
Proyek pembangunan residensial vertikal di Uttar Pradesh, India./Bloomberg - Anindito Mukherjee

Bisnis.com, JAKARTA – Investor gobal memandang peluang bisnis properti di India dengan percaya diri seiring dengan berlanjutnya pelonggaran pembatasan akibat pandemi Covid-19 serta fokus pemerintah pada revitalisasi ekonomi melalui serangkaian kebijakan fiskal dan moneter.

“Investor global tetap percaya diri menyangkut peluang investasi di India,” kata Arvind Nandan, Managing Director Research & Consulting Savills India.

Menurut perkiraan konsultan properti tersebut dalam tinjauan bisnis properti Asia Pasifik kuartal III/2020, sekitar US$10 miliar investasi termasuk sektor real estat diumumkan pada periode tersebut.

Dia menambahkan India sangat terpengaruh oleh infeksi virus Covid-19. Berbagai tingkat pembatasan diberlakukan oleh pemerintah negara bagian untuk mengekang penyebaran virus, dan ini memperlambat tingkat pertumbuhan PDB untuk tahun fiskal 2021.

Negara Asia Selatan itu memberlakukan lockdown hampir 50 hari pada April–Juni 2020 dan akibatnya, PDB riil negara itu anjlok 23,9 persen pada kuartal II/2020 dibandingkan dengan kuartal II/2019.

Meskipun sebagian besar pembatasan telah berkurang dan paket stimulus sudah diumumkan, jalur pemulihan diperkirakan berlangsung secara bertahap.

Panduan pelonggaran pembatasan telah diumumkan dan diimplementasikan dengan efektivitas yang meningkat pada kuartal III/2020, dengan mengingat tujuan keseluruhan untuk menghidupkan kembali konsumsi domestik ke tingkat sebelum Covid-19.

Ketegangan geopolitik dengan China baru-baru ini meningkatkan keinginan negara untuk swasembada di sebagian besar sektor, ketergantungan yang lebih besar pada manufaktur lokal, dan akhirnya penurunan impor.

Di bidang real estat, ada peristiwa dan pengumuman penting tertentu di kuartal III yakni Mindspace Business Parks Real Estate Investment Trust (REIT) terdaftar di bursa saham untuk menjadi REIT kedua di India.

REIT yang dimiliki oleh K Raheja dan Blackstone memulai debutnya dengan premi hampir 11 persen dari harga penerbitan.

Kinerja kedua REIT yang terdaftar yaitu Embassy dan Mindspace bahkan selama masa yang tidak biasa ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak pengembang real estat untuk mempertimbangkan dana perwalian investasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india bisnis properti
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top