Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Air Minum Umbulan Sudah Mengalir ke 5 Wilayah di Jatim

Setelah dioperasikan, kini SPAM Umbulan melayani pelanggan dengan pemanfaatan kapasitas air sebesar 806 liter per detik.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 04 September 2020  |  18:51 WIB
Petugas mengecek pompa utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Petugas mengecek pompa utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah tuntas dibangun melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha, proyek Sistem Penyediaan Air Minum Umbulan kini sudah melayani masyarakat di lima kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Meike Kencanawulan, Kasubdit Perencanaan Teknis Direktorat Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menjelaskan proyek tersebut sudah beroperasi di wilayah yang menjadi target.

"SPAM Regional Umbulan saat ini sudah beroperasi dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat di semua kabupaten dan kota yg menjadi target SPAM regional," ujarnya, Jumat (4/9/2020).

Kelima kota/kabupaten tersebut adalah Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya.

Setelah dioperasikan, kini SPAM Umbulan melayani pelanggan dengan pemanfaatan kapasitas air sebesar 806 liter per detik.

Menurut data Kementerian PUPR, sumber air baku SPAM Umbulan berasal dari mata air Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih sepanjang 93 km dengan total 14 titik reservoir offtake.

Adapun proyek air minum regional Umbulan telah diinisiasi sejak 40 tahun lalu dan dimulai pembangunannya pada 2017, melalui skema KPBU antara pemerintah dengan PT Metha Adhya Tirta Umbulan selaku pemenang lelang.

Proyek ini menelan investasi Rp2,05 triliun, dengan besaran dukungan kelayakan atau viability gap fund dari pemerintah senilai Rp818 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa kementerian memberi dukungan agar SPAM Umbulan bisa direalisasikan agar tarif air nantinya terjangkau bagi masyarakat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum spam umbulan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top