Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berharap Proyek Tol Padang - Pekanbaru Menggiatkan Roda Perekonomian Daerah

Sejauh ini, proyek Seksi I masih tahap pembangunan dan sebagain proses pembebasan lahan.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  13:27 WIB
Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno - Istimewa
Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Proyek pembangunan jalan tol Padang - Pekanbaru diharapkan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Sumatra Barat dengan mengandalkan arus barang dan orang yang semakin lancar.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan ruas jalan tol dari Padang ke Pekanbaru sekitar 240 kilometer di mana Seksi I ruas Padang menuju Sicincin merupakan koridor pertama yang dibangun.

Sejauh ini, proyek Seksi I masih tahap pembangunan dan sebagain proses pembebasan lahan.

"Ini merupakan program nasional. Semua pihak termasuk Pemprov Sumbar mendorong pembangunan jalan tol berjalan dengan lancar dan sukses," katanya dilansir Antara, Sabtu (8/8/2020).

Dia menjelaskan, untuk sekarang ada dua tahap yang sedang diproses tahap satu kilometer 0 - kilometer 4 dan tahap kedua kilometer 4 - kilometer 36. Totalnya 36 kilometer.

"Ini semua sedang diproses baik pembebasan lahan maupun pembangunan," kata Irwan Prayitno.

Dia menambahkan pengembangan infrastruktur di daerah pantai Barat sangat dibutuhkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi sejajar dengan pertumbuhan ekonomi daerah di timur Sumatra yang sangat dekat dengan Selat Malaka.

"Jadi sangat penting pembangunan infrastruktur jalan tol bagi Sumbar karena tembus ke kawasan timur Sumatra sehingga ekonomi dua kawasan bisa bergerak," katanya.

Namun ia mengakui proses pembangunan tol itu masih berjalan lambat. Sebagian besar disebabkan persoalan tanah.

"Di Sumbar ada tanah ulayat yang dimiliki oleh kaum yang sudah mempunyai ratusan keluarga maka memiliki hak yang sama sehingga menjadi tanah pusaka tinggi. Ini butuh perjuangan untuk proses pembebasan lahannya," katanya.

Ke depan, menurut Gubernur, jalan tol lintas Sumatera itu akan dipadukan dengan jaringan multimoda, pelabuhan samudra, bandara dan jaringan kereta api.

Sebelumnya, Senior Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan menjelaskan saat ini perseroan membangun jalan tol ini secara paralel, dari arah Padang, dan Pekanbaru.

"Saat ini konstruksi tol Padang–Pekanbaru terus berlanjut, misalnya ruas Padang–Sicincin sepanjang 36 kilometer saat ini progres konstruksi mencapai 20 persen, lalu di ruas Pekanbaru–Bangkinang dengan panjang 40 kilometer saat ini progres konstruksi mencapai 30 persen," ujarnya kepada Bisnis, Senin (13/7/2020).

Proyek jalan tol Padang—Pekanbaru terdiri dari enam seksi, yaitu Seksi 1 Padang—Sicincin, Seksi 2 Sicincin—Bukittinggi, Seksi 3 Bukittinggi—Payakumbuh, Seksi IV Payakumbuh—Pangkalan, Seksi V Pangkalan—Bangkinang, dan Seksi 6 Bangkinang—Pekanbaru. Secara keseluruhan jalan tol Pekanbaru—Padang akan ditargetkan beroperasi pada 2025.

Pembangunan jalan tol Pekanbaru—Padang senilai Rp78 triliun ini dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero) melalui perjanjian pengusahaan jalan tol yang ditandatangani pada 11 Oktober 2017.

Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian khususnya pertanian, industri dan pariwisata.

“Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol pekanbaru sumatra barat perekonomian

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top