Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Cara Pak Bas Cetak SDM Infrastruktur Mumpuni

Politeknik PU yang terletak di Semarang hanya membuka program diploma dengan tiga program studi.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 27 Juni 2020  |  13:17 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Bisnis - Abdullah Azzam
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu Program Prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada periode 2020-2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya mengandalkan Politeknik PU sejak dua tahun lalu untuk menghasilkan kualitas SDM yang mumpuni. Dia menegaskan, Politeknik PU harus memiliki ciri khas dibandingkan dengan politeknik lain.

"Politeknik PU harus menjadi politeknik yang unik, bukan seperti politeknik kebanyakan," ujarnya dalam sebuah diskusi online bertajuk Tantangan Pembangunan Infrastruktur dan Peran Pendidikan Tinggi Teknik, Sabtu (27/6/2020).

Politeknik PU terbilang uni. Hanya ada program diploma (D3) di kampus ini dengan tiga program studi. Ketiga program studi itu yakni prodi jalan dan jembatan, sumber daya air, dan bangunan gedung.

Dia mengklaim semua proyek yang dikerjakan Kementerian PUPR diajarkan di sana. Walhasil, Menteri Basuki optimistis kalau lulusan Politeknik PU pasti dibutuhkan pasar.

Selain itu, Kementerian PUPR bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mendesain program Master Super Spesialis Bidang PUPR.

Menteri yang akrab disapa Pak Bas ini menyampaikan bahwa program ini akan menggunakan APBN Kementerian PUPR sehingga hanya dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan PNS PUPR yang memiliki keahlian teknis spesifik infrastruktur PU.

Lebih lanjut Program Master Super Spesialis Bidang PUPR mencakup 11 bidang studi seperti Rekayasa Eksplorasi Air Tanah Dalam; Geologi Struktur Bawah Tanah dan Pemanfaatan Ruang Bawah Tanah; Hidrologi dan Drainase pada Sistem Transportasi Jalan, hingga Teknik Mitigasi Bencana Likuifaksi.

Adapun program ini hanya diselenggarakan 18 bulan yang terdiri atas satu semester di kelas dan dua semester akan belajar langsung di lapangan sesuai dengan bidang studi masing-masing.

Untuk diketahui, Politeknik Pekerjaan Umum merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) rintisan baru di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Politeknik ini berada di bawah tanggung jawab Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). 

Lokasi kampus berada di Jl. Prof. Soedharto, SH-Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Praktikum laboratorium selain dilaksanakan di kampus Semarang, bisa akan dilakukan di beberapa laboratorium milik Kementerian PUPR yang ada di Bandung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kementerian PUPR
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top