Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Corona, Pelni Rutin Semprot Disinfektan Seluruh Kapalnya

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin kepada seluruh kapal miliknya guna mencegah penyebaran virus corona.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  11:54 WIB
Kapal Motor (KM) Binaiya meninggalkan dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Kapal Motor (KM) Binaiya meninggalkan dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di kapal, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) rutin menyemprotkan disinfektan pada seluruh kapalnya.

KM Ciremai jadi salah satu kapal penumpang milik Perseroan yang kembali dilakukan penyemprotan baru-baru ini di Pelabuhan Angin Mamiri di Makassar.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Yahya Kuncoro mengatakan pada kesempatan kali ini Perseroan menggandeng petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas Utama Makassar.

"Sore kemarin [22/3] kembali dilakukan penyemprotan disinfektan pada KM Ciremai dan dilakukan saat kapal sandar di pelabuhan Makassar," kata Yahya, Senin (23/3/2020).

Dia menuturkan, kegiatan penyemprotan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang. Menurutnya, kegiatan penyemprotan disinfektan secara rutin dilakukan di kapal sebagai salah satu langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di kapal. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggandeng otoritas setempat seperti KKP.

Penyemprotan, imbuhnya, dilakukan pada seluruh bagian kapal, termasuk tempat-tempat yang sering dikunjungi penumpang seperti toilet, tempat tidur penumpang, dek kapal, dan tempat ibadah.

Pelni juga menjalankan SOP Kesehatan berdasarkan instruksi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dalam menghadapi Cpvid-19. Selain itu, perseroan juga melakukan pemeriksaan tubuh ke seluruh penumpang sebelum naik ke atas kapal, menerapkan social distancing bagi para penumpang dengan mengatur jarak antar penumpang sejauh satu meter.

Selain itu, Pelni menyediakan hand sanitizer pada lokasi strategis untuk penumpang, membagikan masker kepada penumpang yang dalam kondisi kurang sehat, serta memberikan himbauan mengenai kesehatan melalui pengeras suara setiap tiga jam.

Pada kesempatan yang sama, petugas dari KKP Kelas Utama Makassar juga melakukan pengecekan kesehatan bagi Nakhoda dan seluruh ABK kapal. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan agar Nakhoda dan ABK dalam kondisi yang sehat untuk melakukan perjalanan.

Kapal KM Ciremai tiba di Pelabuhan Makassar setelah berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Surabaya. Kapal melanjutkan pelayaran pada malam hari (22/3/2020) menuju Baubau, Sulawesi Tenggara. KM Ciremai memiliki rute Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - Baubau - Sorong - Manokwari - Biak - Jayapura (PP).

Pelni mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Adapun, pada wilayah timur Indonesia, Perseroan mengoperasikan 11 kapal yang terdiri dari 1 kapal tipe 3.000 pax (KM. Labobar), 6 kapal tipe 2.000 pax (KM. Ciremai, KM. Dobonsolo, KM. Nggapulu, KM. Gunung Dempo, KM. Sinabung, KM. Tidar), 3 kapal tipe 1.000 pax (KM. Tatamailau, KM. Sirimau, KM. Leuser) dan 1 kapal tipe 500 pax (KM. Sangiang).

Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah T3P dimana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi pelni Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top