Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarif Sejumlah Ruas Tol Akan Disesuaikan, Ini Respons Pengusaha Logistik

Sektor logistik tak terdampak oleh penyesuaian tarif, karena kenaikan hanya terjadi pada golongan I atau kendaraan roda empat.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  16:42 WIB
Tol Cipali - Antara
Tol Cipali - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pengusaha di sektor logistik memastikan bahwa bisnisnya tak akan terdampak oleh penyesuaian tarif tol yang dilakukan secara berkala atau setiap dua tahun sekali.

Sektor logistik tak terdampak oleh penyesuaian tarif, karena kenaikan hanya terjadi pada golongan I atau kendaraan roda empat.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmadja Lookman mengatakan bahwa penyederhanaan skema tarif di sejumlah ruas tol yakni golongan II dan III menjadi satu tarif.

Begitu pula dengan penyesuaian tarif untuk golongan IV dan V yang malah diyakini berdampak positif bagi para pelaku bisnis logistik.

"Justru saya lihatnya kok positif ya, karena yang naik [tarif] hanya Golongan I. Sementara kendaraan roda empat atau lebih malah relatif tidak berubah," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (29/1/2020).

Salah satu ruas tol yang melakukan penyederhanaan skema tarif ketika disesuaikan adalah ruas tol Ujung Pandang Seksi I dan II yang memiliki lima gerbang tol. Tarif lama di gerbang Cambaya, Parangloe dan Kaluku Bodoa adalah golongan I sebesar Rp3.500, golongan II Rp5.000, golongan III Rp6.000, golongan IV Rp7.500, dan golongan V Rp9.000.

Pada 31 Januari 2020 atau setelah disesuaikan, golongan I menjadi Rp4.000, golongan II dan III disamakan Rp5.500, serta golongan IV dan V juga disamakan Rp9.000. Penyesuaian tarif juga terjadi pada gerbang ramp yang kini tarifnya hanya tiga golongan.

Kemudian, pada ruas tol dalam kota atau Jakarta Intra Urban Toll Road, penyesuaian tarif berupa penurunan tarif juga terjadi pada golongan III hingga V. Perinciannya, golongan III turun menjadi Rp15.000 dari sebelumnya Rp15.500, golongan IV turun dari Rp19.000 menjadi Rp17.000, sedangkan golongan V turun dari Rp23.000 menjadi Rp17.000.

Berbekal Keputusan Menteri PUPR No.1231/KPTS/M/2019, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (JSMR) akan menerapkan tarif baru tersebut pada akhir bulan ini.

Bisnis juga mencatat, penyesuaian tarif ruas Tol Cipali yang berlaku pada 3 Januari 2020, tarif terjauh (barrier to barrier) untuk golongan kendaraan III, IV, dan V turun berkisar 12,94 persen sampai dengan 27,45 persen. Adapun, tarif untuk golongan kendaraan I dan II naik masing-masing 5,39 persen dan 15,68 persen.

Dibalik penyesuaian tarif yang lebih menguntungkan bagi pengusaha logistik, Kyat tetap berharap agar pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) oleh pengelola jalan tol untuk tetap dijaga sepanjang waktu atau tidak hanya dilakukan ketika jadwal penyesuaian tarif sudah dekat.

"Harus dijaga sepanjang waktu [kondisi jalan tol] misalnya, tidak boleh berlubang. Kalaupun berlubang harus segera diperbaiki secepatnya," imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol logistik tarif tol
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top