Ekonomi Hanya Tumbuh 5,02 Persen, Menhub Siapkan Penantang Priok

Menhub Budi Karya Sumadi menuturkan pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh perbaikan kinerja logistik tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat apalagi diselesaikan pada tahun ini.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 06 November 2019  |  08:45 WIB
Ekonomi Hanya Tumbuh 5,02 Persen, Menhub Siapkan Penantang Priok
Menteri Budi Karya Sumadi (Kiri) bersama kepala kapal Korea (dua dari kanan) saat melakukan kunjungan kapal barang di Pelabuhan Tanjung Priok Minggu (6/10/2019) - Bisnis / Putri Salsabila

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan akan memperbaiki aktivitas logistik penopang ekspor dan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang pada kuartal III/2019 hanya tumbuh 5,02 persen.

Menhub Budi Karya Sumadi menuturkan pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh perbaikan kinerja logistik tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat apalagi diselesaikan pada tahun ini.

Menurutnya, perbaikan secara konsisten dan terus mengurus sektor logistik laut dan darat dapat meningkatkan efisiensi ekspor dan mendatangkan investasi yang akan menopang pertumbuhan ekonomi.

"Saya mau konsisten saja bahwa apa yang mau kami lakukan menstimulasi memperbaiki, mereformasi, Pelabuhan Tanjung Priok dan daerah belakangnya ini menjadi satu ikon, menjadi contoh, karena kalau kami sudah punya format bagus di Priok, itu bisa kami terapkan di berbagai tempat," katanya wawancara khusus dengan Bisnis.com di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Saat ini, Pelabuhan Tanjung Priok memberikan kontribusi hingga 60 persen dari total ekspor nasional. Oleh karena itu, Menhub sangat fokus memperbaiki kinerja Pelabuhan Tanjung Priok walaupun belum maksimal.

Selain itu, Budi Karya berjanji segera mendorong pengembangan Pelabuhan Patimban, Subang Jawa Barat sebagai alternatif lain aktivitas ekspor selain Tanjung Priok.

Saat Pelabuhan Patimban sudah beroperasi, imbuhnya, aktivitas logistik di Tanjung Priok akan lebih murah sehingga terbentuk keseimbangan baru. Transportasi darat pun akan membagi aktivitasnya menuju kedua pelabuhan tersebut.

"Ada yang ke Patimban ada yang ke Priok. Nah, harga ini paling sensitif di sektor perhubungan, sembari kemampuan ekspor kita mesti ditingkatkan," tuturnya.

Budi Karya berharap dengan kemudahan yang sudah diberikan oleh Kemenhub dapat memindahkan investasi dari negara lain, ke Indonesia sehingga aktivitas ekspor turut terdongkrak.

"Satu usaha yang tidak mudah, tapi saya yakini kalau kita konsisten, kita dalami, mengurus Tanjung Priok, mengurus jalan-jalan itu bisa jadi satu format dan contoh pelabuhan-pelabuhan lainnya," paparnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal III/2019 sebesar 5,02 persen secara tahunan. Pertumbuhan ekonomi secara kuartalan masih tumbuh 3,06 persen dan secara kumulatif masih tumbuh 5,04 persen.

Ada sembilan sektor mengalami perlambatan pertumbuhan dibandingkan dengan kuartal III/2018, misalnya, industri 4,15 persen (yoy) dari sebelumnya 4,35 persen. Lalu pertanian juga terkontraksi menjadi 3,08 persen (yoy) sebelumnya 3,66 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bps, menhub

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top