Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

3 Konsep Apartemen, Mana yang Paling Diminati? Ini Kata Konsultan

Jakarta sudah sangat padat dan kemacetan pun tak terhindarkan, tapi beberapa konsumen mempunyai kepentingan dan kebutuhan masing-masing dan lebih tersegmen.
Ilustrasi: Foto aerial suasana proyek pembangunan apartemen district 1 Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019)./Bisnis-Nurul Hidayat
Ilustrasi: Foto aerial suasana proyek pembangunan apartemen district 1 Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019)./Bisnis-Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam pengembangan apartemen masa kini, terdapat tiga konsep yang menjadi tren, yakni transit oriented development, mixed-use, dan superblok. Di antara ketiganya, transit oriented development dinilai menjadi yang paling banyak diminati.

Seperti dikemukakan Manager Research and Consultancy Coldwell Banker Commercial Angra Angreni bahwa dari segi kebutuhan masyarakat perkotaan, terutama di Jabodetabek, jelas sangat dibutuhkan pengembangan berorientasi transit oriented development (TOD).

Pasalnya, Jakarta sudah sangat padat dan kemacetan pun tak terhindarkan, tapi beberapa konsumen mempunyai kepentingan dan kebutuhan masing-masing dan lebih tersegmen.

“Misalnya, bagi masyarakat golongan menengah ke bawah yang punya mobilitas tinggi dari tempat tinggal ke tempat kerja atau aktivitas lainnya, mereka membutuhkan keberadaan pengembangan TOD yang layak. Karena tempat tinggal mereka bukan di pusat kota Jakarta," ungkap Angra kepada Bisnis, Senin (4/11/2019).

Sementara itu, para ekspatriat atau golongan menengah atas ke atas yang memiliki anggaran lebih dinilai cenderung memilih bertempat tinggal di superblok dan mixed-use, seperti di kawasan superblok Mega Kuningan dan Kota Kasablanka.

Kedua lokasi tersebut dapat mengakomodasi kebutuhan tinggal dan bekerja atau beraktivitas lainnya seperti berbelanja dan bersantai. "Intinya kembali lagi ke budget concern sih," lanjut Angra.

Tingkat penyerapan dari tiga konsep pengembangan apartemen itupun berbeda-beda, tergantung sektor propertinya.

Dari sektor apartemen, berdasarkan catatan Coldwell Banker Commercial, penyerapan terbanyak berasal dari proyek-proyek yang berdekatan dengan moda transportasi massal atau TOD, baik transportasi massal yang sudah ada maupun yang masih dalam tahap rencana.

Proyek-proyek apartemen yang berdekatan dengan kereta rel listrik, lintas rel terpadu, maupun moda raya terpadu terserap lebih baik.

Adapun, sektor perkantoran, hotel, dan ritel terserap baik di kawasan superblok dan mixed-use, seperti di Gandaria City, Plaza Indonesia, Central Park.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper