Trivo Fokus Pasarkan MetroStater Superblock Depok

Tipe studio yang ditawarkan di MetroStater Superblock Depok mencapai 70 persen dari total unit sebanyak 2.000 unit.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  10:51 WIB
Trivo Fokus Pasarkan MetroStater Superblock Depok
Vice President Director MetroStater Depok Ian Wisan (kiri) berbincang dengan Direktur Utama Trivo Group Robert Yapari sambil melihat maket MetroStater Superblock Depok, Kamis (17/10/2019). - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Trivo Group fokus memasarkan proyek barunya, yakni MetroStater Superblock Depok yang merangkum apartemen, area komersial, dan pusat belanja berkonsep mal gaya hidup.

Sebelumnya, perusahaan itu mengembangkan PGC Cililitan, Tangerang City, dan Sentra Grosir Cikarang. Proyek besar lainnya yang sedang dikembangkan adalah Sakura Garden City (Cipayung) yang bekerjasama dengan Daiwa House dan JOIN (BUMN Jepang).

MetroStater Superblock Depok merupakan kawasan terintegrasi (mixed-use development) yang dikemas dengan konsep pengembangan kawasan terintegrasi dengan trasportasi (transit oriented development/TOD).

Konsep TOD saat ini menjadi primadona pengembangan properti di kota besar. Berlokasi di ruas jalan utama Kota Depok, Jawa Barat, MetroStater Superblock Depok saat ini diklaim merupakan proyek TOD satu-satunya dan pertama di Indonesia karena langsung terhubung dengan terminal dan stasiun Depok Baru.

Bersama dengan Pemerintah Kota Depok, Trivo Group melakukan revitalisasi dengan mengemas ulang dengan bentuk mixed-use development.

MetroStater menyatu dengan Terminal Modern Kota Depok dan menempel dengan Stasiun Commuterline Depok Baru. Keduanya menjadi fasilitas andalan MetroStater karena tak dimiliki proyek TOD lainnya.

Direktur Utama Trivo Group Robert Yapari mengatakan bahwa MetroStater memiliki luas lahan hampir 3 hektare.

Selain kedua moda transportasi yang berbeda, tidak menutup kemungkinan ke depannya akan ada kereta ringan (light rail transit/LRT).

Menurutnya, lokasi proyek yang berada di ruas jalan utama Kota Depok, yaitu Jalan Raya Margonda dan pusat Pemerintah Depok membuat proyek ini memiliki infrastruktur yang lengkap.

“Proyek ini juga dilengkapi berbagai fasilitas yang akan memenuhi kebutuhan penghuninya seperti pusat belanja berkonsep lifestyle mall. Selain itu, juga ada beragam fasilitas lainnya yang memudahkan dan memanjakan penghuni apartemen untuk beraktivitas,” kata Robert melalui siaran pers, Kamis (17/10/2019).

Dia menambahkan bahwa Depok adalah kawasan kampus atau universitas yang berjumlah 16 dengan total 120.000 mahasiswa setiap tahunnya merupakan potensi pasar yang besar.

“Potensi pasar ini setiap tahunnya ada dan terus bertambah seiring dengan bergantinya tahun ajaran baru. Untuk itu, tipe studio yang ditawarkan di MetroStater Superblock Depok mencapai 70 persen dari total unit sebanyak 2.000 unit.

Vice President Director MetroStater Depok Ian Wisan menjelaskan bahwa hunian masyarakat urban saat ini tidak cukup hanya hunian yang praktis, tetapi harus mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas penghuni guna menunjang aktivitas harian para penghuninya.

“Kebutuhan hunian harus mengadopsi konsep hunian yang terintegrasi dengan akses transportasi. Saat ini Depok didominasi para milenial, dan para pekerja muda dengan tingkat aktivitas yang tinggi,” tegasnya.

Menyasar segmen milenial, Trivo Group pun menawarkan produk apartemennya yang dalam tahap awal terdiri atas tiga menara yaitu Alexandria, Barcelona, dan Casablanca dengan harga dimulai hanya Rp15 juta per meter persegi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apartemen, tod

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top