Sakura Garden City Tawarkan Apartemen Kualitas Jepang

Trivo Group menggandeng dua perusahaan Jepang, yaitu Daiwa House dan JOIN membentuk PT Sayana Integra Properti untuk mengembangkan proyek Sakura Garden City.
Maria Elena | 25 Oktober 2018 19:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Trivo Group menggandeng dua perusahaan Jepang, yaitu Daiwa House dan JOIN membentuk PT Sayana Integra Properti untuk mengembangkan proyek Sakura Garden City.

Vice President Director PT Sayana Integra Properti Robert Yapari mengatakan Sakura Garden CIty merupakan area mixed use dengan konsep superblok yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur.

"Sakura Garden City berada di atas lahan seluas 10 hektare yang akan dilengkapi dengan 12 tower kondominium, pusat perbelanjaan, ruko, hotel premier, gedung perkantoran, dan pusat F&B di dalam satu kawasan," kata Robert, Kamis (25/10/2018).

Robert mengatakan proyek tersebut akan dibangun dengan metodologi yang sama yang telah disempurnakan selama bertahun-tahun di Jepang untuk memastikan kualitas konstruksi dan komitmen serah terima.

Daiwa House merupakan perusahaan pengembang dan kontraktor di Jepang dengan penjualan sebesar US$31 miliar di 2017. Berdiri sejak 1955, Daiwa House telah memiliki pengalaman di dunia properti dan masih berkembang sampai dengan sekarang ini.

Proyek Sakura Garden City merupakan bisnis pengembangan perkotaan mixed-use pertama dari perusahaan Daiwa House di Indonesia.

Sementara JOIN (Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development) merupakan perusahaan pemerintah dan swasta pertama dan satu-satunya di Jepang, yang mengkhususkan diri pada investasi infrastruktur di luar Jepang.

Pengembang sebelumnya telah melakukan kerja sama dengan 5 bank nasional, yaitu Bank BTN, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, dan Bank Danamon. Kerja sama ini bertujuan memberikan kemudahan akses fasilitas kredit pemilikan apartemen (KPA) bagi konsumen Sakura Garden City.

Robert mengatakan rencana proyek Sakura Garden City terdiri dari empat tahapan dan  tahap I akan dikembangkan empat bangunan apartemen dengan total 2.200 unit dan 80 unit ruko.

Dia optimistis Sakura Garden City akan disambut baik karena pihaknya melihat proyek ini bisa menjadi opsi bagi kalangan muda yang sudah waktunya membeli rumah pertama, apalagi kini peluang membeli rumah tapak semakin sulit akibat terbatasnya lahan yang tersedia.

Pada tahap I akan dibangun terlebih dahulu Tower Cattleya dan akan selesai di tahun 2019, dan dilanjutkan dengan pembangunan menara kedua. Dia mengatakan dana yang dikeluarkan untuk tahap I senilai Rp900 miliar.

Robert memaparkan pondasi Tower Cattleya sudah selesai dilakukan dan penjualan sudah dimulai sejak April 2018. Meskipun pemasaran belum resmi dilakukan, penjualan menara itu sudah mencapai 40%.

Sakura Garden City menyediakan desain unit tempat tinggal dari tipe studio hingga apartemen dengan tiga kamar tidur dan juga tipe loft mulai dari 29,9 m2 sampai 176m2. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp500 juta per unit.

Selain itu, proyek itu juga menyediakan fasilitas seluas 60% dari total area pengembangan (6 hektare) untuk lahan hijau terbuka, dilengkapi dengan jalur jogging dan sepeda sepanjang 2,5 km.

Tag : proyek apartemen
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top