PEMINDAHAN IBU KOTA : Bagaimana Peruntungan Jalan Tol Jasa Marga?

Jasa Marga memiliki konsesi jalan tol sepanjang 1.527 kilometer. Dari jumlah tersebut, 1.041 kilometer sudah beroperasi.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  06:05 WIB
PEMINDAHAN IBU KOTA : Bagaimana Peruntungan Jalan Tol Jasa Marga?
Ribuan kendaraan melewati ruas Tol Dalam Kota, di Jakarta, Jumat (8/6/2018). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sebagai penguasa konsesi jalan tol terpanjang di Tanah Air tidak mengkhawatirkan adanya perpindahan volume lalu lintas ke Kalimantan Timur.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani mengatakan bahwa pihaknya tidak mengkhawatirkan berkurangnya volume trafik lalu lintas di jalan tol miliknya. Dia malah mengharapkan adanya penyebaran masyarakat yang merata.

"Yang pindah kan pemerintah Kota Jakarta-nya, tapi tetap secara bertahap kita harapkan masyarakat menyebar di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Menurut Desi, bagi investor yang terpenting adalah lalu lintas di jalan tol yang mengalir lancer karena pada hakikatnya jalan tol adalah jalan bebas hambatan, tidak ada penumpukan di setiap ruasnya.

"Kami sendiri terus menerus mencari solusi untuk memecah penumpukan-penumpukan, ada contraflow ada pemindahan gerbang, banyaklah," katanya.

Jasa Marga sendiri memimpin pengusahaan jalan tol dengan kepemilikan konsesi sepanjang 1.527 kilometer. Dari jumlah tersebut, jalan tol sepanjang 1.041 kilometer sudah beroperasi. Dalam 5 tahun terakhir, konsesi jalan tol yang dimiliki Jasa Marga meningkat drastis dari 987 kilometer pada 2015 menjadi 1.527 kilometer pada 2019 dengan lokasi terbanyak di Jabodetabek serta di Pulau Jawa.

Sampai dengan saat ini, sepanjang 1.852 kilometer yang sudah beroperasi di Tanah Air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, jasa marga, Ibu Kota Dipindah

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top