Proyek KPBU Saat Ini Dinilai Menjadi Pembuka Jalan Investor

Sektor baru yang mulai ditawarkan kepada investor antara lain air minum, telekomunikasi, rumah sakit, dan kereta api.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  09:48 WIB
Proyek KPBU Saat Ini Dinilai Menjadi Pembuka Jalan Investor
Petugas mengecek kolam penampungan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Proyek kerja sama pemerintah denga badan usaha yang telah berjalan saat ini dinilai bakal menjadi modal penting untuk membuka jalan bagi investor lain.

Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Armand Hermawan mengakui bahwa selama hampir 5 tahun terakhir, banyak sektor-sektor baru yang dijajal sehingga perlu waktu untuk meyakinkan investor.

Sektor baru yang mulai ditawarkan kepada investor antara lain air minum, telekomunikasi, rumah sakit, dan kereta api.

"Harus ada case-nya dulu, gigi pertamanya dulu deh. Investor kan butuh benchmarking," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (22/8/2019).

Sejauh ini, sektor air minum sudah mencetak tiga proyek kerja sama, yaitu SPAM Umbulan, SPAM Bandar Lampung, dan SPAM Semarang Barat.

Sementara itu, pada proyek telekomunikasi, tiga proyek jaringan tulang punggung Palapa Ring dan satu proyek satelit sudah mendapat investor. Pun dengan di sektor perkeretaapian, satu proyek telah ditangani badan usaha dari konsorsium gabungan swasta, BUMN, dan asing.

Armand menyebutkan bahwa setiap sektor memiliki karakteristik sendiri sehingga minat investor juga beragam.

Menurutnya, sektor jalan tol saat ini lebih banyak diminati BUMN, sedangkan pada air minum, telekomunikasi, dan kereta api, swasta lebih banyak tampil.

"Di jalan tol, dari 10 proyek yang kami jamin, 6 itu BUMN. Ini mungkin karena appetite dari investornya sendiri," kata Armand.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPBU, pt penjaminan infrastruktur indonesia

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top