Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kontrak Jalan Tol Semarang—Demak Ditandatangani September 2019

Proses penandatanganan kontrak masih menunggu persetujuan dari Menteri Keuangan terkait dengan penjaminan proyek.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  09:38 WIB
Banjir rob di Kaligawe Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/5/2018). - Bisnis.com/Alif Nazzala Rizqi
Banjir rob di Kaligawe Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/5/2018). - Bisnis.com/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjadwalkan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol Semarang—Demak bisa berlangsung pada September 2019.

Lelang pengusahaan jalan tol ini dimenangi konsorsium yang dipimpin  PT PP (Persero) Tbk.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan bahwa PT PP Tbk. (PTPP) telah mendirikan PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak, perusahaan patungan yang akan menggarap jalan tol Semarang—Demak.

Dia menambahkan bahwa proses penandatanganan kontrak masih menunggu persetujuan dari Menteri Keuangan terkait dengan penjaminan proyek.

“Penandatanganan PPJT [perjanjian pengusahaan jalan tol] akan dilakukan serentak pada September 2019 dengan dua bentuk perjanjian lainnya yakni penandatanganan bersama Kementerian Keuangan sebagai penjamin dan kredit investasi bersama dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia,” jelas Danang melalui siaran pers, Senin (12/8/2019).

Konsorsium PT PP Tbk., PT Wijaya Karya Tbk., dan PT Misi Mulia Metrical sudah ditetapkan sebagai pemenang lelang pengusahaan jalan tol Semarang pada Juli 2019. Jalan tol sepanjang 27 kilometer akan terpadu dengan tanggul laut.

Danang menyebutkan bahwa tanggul laut akan berfungsi untuk mencegah banjir rob yang kerap melanda Semarang, terutama di wilayah Genuk dan Kaligawe Danang berharap supaya kehadiran tanggul laut bisa merevitalisasi  kawasan industri di daerah tersebut.

Jalan tol Semarang—Demak bakal dibangun dengan dua seksi, yakni seksi 1 di Kota Semarang dan seksi 2 di Kabupaten Demak. Proyek ini menelan biaya investasi Rp15,30 triliun. Masa konstruksi diperkirakan berlangsung selama 2 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol ppjt tol semarang-demak
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top