Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemendag Fasilitasi Ekspor Pakaian Jadi UKM Solo ke Kanada

Pemerintah Indonesia memfasilitasi pelaku UKM pakaian jadi di Solo, Jawa Tengah untuk menembus pasar ekspor Kanada.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  17:37 WIB
Ilustrasi kegiatan di pabrik tekstil - Reuters
Ilustrasi kegiatan di pabrik tekstil - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia memfasilitasi pelaku UKM pakaian jadi di Solo, Jawa Tengah untuk menembus pasar ekspor Kanada.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan menjelaskan, fasilitasi itu dilakukan di sela-sela program pembinaan ekspor dari Ditjen PEN bekerja sama dengan pemerintah Kanada melalui proyek Indonesia-Canada Trade and Private Sector Assistance (TPSA) sepanjang 2014—2019.

 "Program pembinaan ekspor proyek TPSA dilakukan secara komprehensif kepada calon eksportir pakaian jadi sehingga memberi banyak manfaat dalam peningkatan produksi, manajemen, strategi pemasaran dan promosi, serta motivasi. Hasilnya, pelaku usaha telah mendapatkan kontak dagang dan sedang melakukan negosiasi dengan calon mitra bisnis di Kanada dan negara lainnya,” ungkapnya dalam siaran pers, Selasa (30/7/2019).

Dengan akan berakhirnya proyek TPSA pada Agustus 2019, pemerintah memberikan penghargaan kepada pelaku usaha pakaian jadi sebagai bentuk apresiasi karena telah mengikuti semua program hingga selesai.

Penghargaan ini diserahkan kepada pelaku usaha binaan proyek TPSA yaitu CV Tiga Selaras dan Bule-Bule Garment pada Senin (29/7/2019).

Kedua perusahaan telah mendapat berbagai manfaat dari keikutsertaan program proyek TPSA. Seperti, peningkatan kapasitas dan profesionalitas untuk bersaing di pasar internasional.

Selain itu pelaku usaha memperoleh pengetahuan untuk mengembangkan manajemen, efisiensi produksi, cara menjalin kemitraan dengan calon buyers, serta strategi melakukan pemasaran produk ke pasar ekspor.

"Kemendag akan terus menjalin kerja sama dengan pemangku kepentingan dan memanfaatkan tenaga ahli di bidangnya agar dapat memberikan manfaat bagi para pelaku usaha Indonesia,” ujar Marolop.

Marolop menambahkan, Kemendag juga mendorong para pelaku usaha yang ingin memperluas pasar ekspor untuk mengikuti kegiatan promosi dan pameran, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Salah satu pameran yang dapat diikuti adalah Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 yang akan berlangsung pada 16—20 Oktober 2019,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor tekstil
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top