Mana yang Lebih Mahal, Rumah Mewah di Kemang, Menteng atau Pondok Indah?

Pada periode Juni—Juli 2019, tingkat pencarian rumah dengan harga di atas Rp10 miliar di kawasan elite mengalami peningkatan sekitar 2%—4% dibandingkan dengan pada periode April—Mei tahun ini.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  07:08 WIB
Mana yang Lebih Mahal, Rumah Mewah di Kemang, Menteng atau Pondok Indah?
Penyelesaian sebuah perumahan mewah. - Bisnis Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — Relaksasi pajak hunian mewah lewat pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.03/2019 mulai membawa angin segar pada pasar properti kelas atas atau berharga di atas Rp10 miliar.

Head of Content Lamudi Indonesia Novriyadi menyebutkan bahwa pada periode Juni—Juli 2019, tingkat pencarian rumah dengan harga di atas Rp10 miliar di kawasan elite mengalami peningkatan sekitar 2%—4% dibandingkan dengan pada periode April—Mei tahun ini.

“Kebanyakan yang dicari ada di kawasan elite seperti di Menteng, Kemang, dan Pondok Indah, tetapi kebetulan untuk lokasi lainnya kami belum lihat. Kami riset khusus di Jakarta karena sebagai Ibu Kota yang menjadi barometer hunian mewah di Indonesia,” katanya kepada Bisnis, Selasa (23/7/2019).

Adapun, terdapat sejumlah alasan mengapa sebuah kawasan bisa dianggap sebagai kawasan elite antara lain karena harga tanah di lokasi tersebut yang memang pada dasarnya tinggi. Selain itu, juga dikarenakan lokasinya yang strategis dekat dengan fasilitas publik seperti pusat pendidikan, pusat perbelanjaan, dan perkantoran.

Selanjutnya, berdasarkan data Lamudi, mulai banyak orang berduit yang tertarik membeli rumah di ketiga kawasan elite di Jakarta.

Pertama, di Pondok Indah. Setiap bulan ada 2.030 orang yang mencari iklan rumah di Pondok Indah.

Kawasan Pondok Indah memang sudah terkenal jadi tempat favorit bermukimnya para pejabat, ekspatriat, dan artis. Di sepanjang jalan utama Pondok Indah rata-rata rumah berukuran besar.

Berdasarkan harga, rata-rata rumah di Pondok Indah dibanderol dengan harga mulai dari Rp40,90 juta per meter persegi.

Kedua, Kemang menjadi lokasi mencari rumah mewah yang paling banyak diincar di situs Lamudi.co.id.

Berdasarkan catatan Bisnis, jumlah pencarian informasi penjualan rumah di Kemang menccapai 840 orang per bulan.

Kemang, kata Novriyadi, bisa dikatakan sebagai kawasan elite karena strategis, dekat dengan beragam fasilitas umum seperti untuk kulineran, mal, dan dekat dengan kawasan perkantoran Jakarta Pusat.

Di Kemang harga hunian mulai di banderol dengan kisaran harga Rp30 juta per meter persegi.

Adapun, beberapa hunian vertikal di Kemang di jual dengan Rp12 miliar—Rp17 miliar untuk ukuran 300 meter persegi dengan 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi.

Selanjutnya, lokasi ketiga hunian, yang paling dicari adalah di Menteng. Setiap bulan ada 540 orang yanag mencari rumah di daerah itu.

Lantaran berada di Pusat Jakarta, yang dekat dengan berbagai pusat perkantoram, pemerintahan, dan pusat belanja seperti Grand Indonesia dan Plaza Indonesia, harga hunian di daerah itu dibanderol nyaris tiga kali lipat lebih mahal dari di Kemang sekitar Rp88,60 juta per meter persegi.

Namun, tak tanggung-tanggung juga, rumah mewah dijual di daerah Menteng bahkan ada yang mencapai Rp56 miliar—Rp72 miliar untuk luas bangunan 600—1.200 meter persegi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah mewah, relaksasi aturan

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top