Konstruksi Jalan Tol Balsam Ditargetkan Selesai Oktober Mendatang

Jalan tol Balsam dimiliki oleh konsorsium yang terdiri atas empat perusahaan, yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang menjadi pemimpin konsorsium dengan porsi saham 55%. Sementara itu, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dan PT Bangu Tjipta Sarana memegang porsi sama rata sebesar 15%,
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  07:13 WIB
Konstruksi Jalan Tol Balsam Ditargetkan Selesai Oktober Mendatang
Pembangunan jalan tol Balikpapan Samarinda. Foto diambil pada Rabu (4/7/2018). - Istimewa/Jasamarga Balikpapan Samarinda

Bisnis.com, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menargetkan konstruksi proyek jalan tol Balikpapan—Samarinda atau Balsam selesai pada Oktober 2019.

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) Mahendra Vijaya menuturkan bahwa pengerjaan proyek jalan tol itu pada seksi 2, 3, dan 4 sedang dikebut.

"Jalan tol Balikpapan—Samarinda seksi 2, 3, dan 4 yang telah mencapai progres 94% targetnya Oktober tahun ini," tuturnya menjawab pertanyaan Bisnis, pekan lalu.

Jalan tol Balikpapan—Samarinda jalan bebas hambatan pertama di Pulau Kalimantan yang dibangun sejak November 2016. Pembangunannya terbagi menjadi lima seksi, yaitu seksi 1 ruas Balikpapan—Samboja sepanjang 22,03 kilometer, seksi II ruas Samboja—Muara Jawa sepanjang 30,98 kilometer.

Kemudian, pada seksi 3 ruas Muara Jawa—Palaran sepanjang 17,50 kilometer, seksi 4 ruas Palaran—Samarinda sepanjang 17,95 kilometer, dan seksi 5 ruas Balikpapan—Sepinggan sepanjang 11,09 kilometer.

Biaya investasi keseluruhan pembangunan jalan tol ini mencapai Rp9,97 triliun. Konsesinya dipegang oleh  PT Jasamarga Balikpapan Samarinda.

Jalan tol Balsam dimiliki oleh konsorsium yang terdiri atas empat perusahaan, yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang menjadi pemimpin konsorsium dengan porsi saham 55%. Sementara itu, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dan PT Bangu Tjipta Sarana memegang porsi sama rata sebesar 15%,

Danang Parikesit, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), mengatakan bahwa pembangunan jalan tol Balikpapan—Samarinda seksi 1—5 diharapkan dapat dioperasikan pada akhir tahun ini dan memberi keuntungan bagi logistik.

"Setelah dioperasikannya jalan tol Balikpapan—Samarinda, nantinya tol ini dapat memangkas biaya logistik pendistribusian barang dan jasa yang semakin cepat antardua kota tersebut," ujar Danang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, bpjt, tol balikpapan-samarinda

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top