ALFI Gandeng Anak Usaha BUMN Bangun Keamanan Digital Jasa Logistik

ALFI bekerja sama dengan PT Peruri Digital Security melakukan Pengembangan Sistem Label, Segel Security Terpersonalisasi secara Online di Lingkungan Penyedia Jasa Logistik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 Juli 2019  |  18:18 WIB
ALFI Gandeng Anak Usaha BUMN Bangun Keamanan Digital Jasa Logistik
Ilustrasi - Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) bekerja sama dengan PT Peruri Digital Security melakukan pengembangan sistem label, Segel Security Terpersonalisasi secara Online di Lingkungan Penyedia Jasa Logistik.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Yukki Nugrahawan Hanafi selaku Ketua Umum DPP ALFI dan Ade Rachmat Rafli selaku Direktur Utama PT Peruri Digital Security.

Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi menuturkan, digitalisasi Logistik saat ini menjadi fokus ALFI untuk menyongsong era Industry 4.0.

Program Smart Logistics sudah disusun dengan modul-modul impor, ekspor, track and trace, rantai pasok sampai dengan last mile delivery. Selain itu, pengembangan track and trace yang meliputi transport laut, darat dan udara.

"IoT, pergudangan, depo dan data exchange (pertukaran data), sektor Perbankan untuk menunjang trade financing, tentunya tidak lepas dari aspek keamanan. Untuk itu, ALFI juga mengembangkan digital security," ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (2/7/2019).

Pria yang juga menjabat sebagai Chairman Asean Freight Forwarder Association menambahkan, kerja sama global terkait dengan platform teknologi yang berbasis jaringan komunitas akan menumbuhkan keyakinan bagi para anggota ALFI untuk menggunakan platform smart logistics tersebut.

Platform ini diharapkan bisa beroperasi di tingkat Asean, beberapa negara Timur Tengah, AS, Jepang, Kanada, China dan kawasan Amerika Latin dengan standar keamanan digital yang mumpuni.

"Keamanan digital tersebut tentunya mencakup teknologi otomatisasi dengan teknologi siber dan merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data, termasuk siber fisik, Internet of Things (IoT), komputasi awan (cloud-based) dan komputasi kognitif (cognitive computing, self-learning system) dan tentunya community-based, yang output-nya akan tercipta kolaborasi global serta kemudahan bisnis proses logistik bagi para anggota ALFI," ujarnya.

Dia menuturkan sebagai tahap awal sosialisasi keberadaan smart logistics akan dilaksanakan setidaknya di 5 wilayah DPW ALFI meliputi, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Makassar dan Belawan.

Yukki optimistis bahwa target integrasi global platform ini bisa terlaksana di kuartal III/2019.

ALFI saat ini mengembangkan rantai pasok berbasis digital guna meningkatkan daya saing agar dapat menuju Indonesia yang kompetitif, dinamis dan inovatif, tentunya tidak bisa bergerak sendiri, dibutuhkan kolaborasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

"Pembangunan kolaborasi digital platform ini juga meliputi fitur-fitur seperti global manifest, cross border trade connectivity, dan supply chain service orchestration sehingga ALFI ditargetkan menjadi trade facilitator, community network di Asean, beberapa negara di Timur Tengah, AS, Jepang, Kanada, China dan Amerika Latin," kata Yukki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
logistik, alfi, peruri, Revolusi Industri 4.0

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top