Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pembangunan Kota Bogor Mengarah ke Utara

Rencana pembatasan di tengah kota itu sudah dimuat dalam RPJMD Kota Bogor 2015-2019, kemudian akan kembali diperkuat menggunakan sistem zonasi yang bakal dimuat dalam RPJMD Kota Bogor 2019-2024.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juni 2019  |  11:25 WIB
Pembangunan Kota Bogor Mengarah ke Utara
Istana Bogor - Antara
Bagikan

Bisnis.com , BOGOR--Pada periode kedua menjabat sebagai Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa konsep arah pembangunan Kota Bogor akan menjauh dari tengah-tengah kota dan Istana Presiden, yakni ke utara kota itu.

"Pusat kota itu sekarang Istana Bogor, Kebun Raya, dan balai kota itu di situ. Tetapi aktivitas perdagangan bisnis tuh bergeser ke utara sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," ujar dia di Bogor, Kamis (20/6/2019).

Dia menjelaskan bahwa rencana pembatasan di tengah kota itu sudah dimuat dalam RPJMD Kota Bogor 2015-2019, kemudian akan kembali diperkuat menggunakan sistem zonasi yang bakal dimuat dalam RPJMD Kota Bogor 2019-2024.

"Ada wilayah pelayanan Kota Bogor, jadi kan selama ini Kota Bogor berantakan karena tidak ada zonasi, tidak ada ketegasan untuk mengatur zonasi dan mengatur wilayah pelayanan," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Dia mengklaim bahwa sejak masa jabatannya pada 2015, perizinan di Kota Bogor sudah diperketat antara wilayah pelayanan, jasa perdagangan, kantor pemerintahan, ataupun permukiman untuk di berdiri di tengah kota.

"Nah ke depan kita arahkan ada pengurangan beban di pusat kota. Jadi wilayah tengah ke depan hanya akan fokus kepada aspek heritage dan pemerintahan. Untuk perdagangan tidak cocok lagi," ujar dia.

Oleh karena itu, kata dia, pembangunan akan difokuskan ke arah utara Kota Bogor, mulai dari perdagangan hingga permukiman.

"Sudah lima tahun ini izin diperketat. Sejak zaman saya enggak ada saya menandatangani hotel lagi. Itu kan sisa sisa masa lalu jadi diperketat dan lain-lain angkot juga akan dikurangi," ujar Bima.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota bogor TOD Bogor properti bogor

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top