Penambahan Kapasitas Kunci Pertumbuhan Penumpang KA Masa Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebut peningkatan jumlah penumpang pada masa Angkutan Lebaran ditunjang oleh penambahan kapasitas.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  14:07 WIB
Penambahan Kapasitas Kunci Pertumbuhan Penumpang KA Masa Lebaran
Jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) memaparkan soal Evaluasi Angkutan Lebaran 2019 di Jakarta Railways Center, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebut peningkatan jumlah penumpang pada masa Angkutan Lebaran ditunjang oleh penambahan kapasitas.


Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, peningkatan jumlah penumpang yang diangkut KA pada masa Angkutan Lebaran tahun ini terbilang signifikan. Persentase pertumbuhan tersebut  melebihi peningkatan tahun sebelumnya yaitu 6,6%. 


"Hal ini ditunjang oleh berbagai faktor. Pertama, penambahan perjalanan KA Reguler dan Tambahan," kata Edi, Rabu (19/6/2019).


Dia menuturkan, pada tahun ini KAI mengoperasikan 416 KA yang terdiri dari 356 KA Reguler dan 60 KA Tambahan. Jumlah ini meningkat 5,8% dari 2018 yakni hanya 393 KA yang terdiri atas 345 KA Reguler dan 48 KA Tambahan.


Adapun, pengoperasian KA baru yang tidak ada pada Angkutan Lebaran 2018 antara lain KA Prabujaya, Joglosemarkerto, Galunggung, Pangandaran, Dolok Martimbang, Pangrango 2, dan Ciremai 2.


Penambahan armada kereta baru yang difungsikan, lanjutnya, untuk menambah atau mengganti kereta yang sudah tidak layak operasi. Sejak Juli 2018, KAI telah menambah 310 kereta dengan rincian 132 Kereta Eksekutif, 116 Kereta Ekonomi, 6 Kereta Luxury 2, serta 56 Kereta Makan dan Pembangkit.


Penambahan jumlah perjalanan mudik gratis menggunakan KA yang diselenggarakan oleh institusi pemerintahan, BUMN, dan swasta. Pelaksanaan mudik gratis ini meningkat 23,5%, pada 2019 jumlah penumpang sebesar 198.968 penumpang dan 2018 adalah 160.860 penumpang.


Adapun, untuk mudik gratis yang diselenggarakan oleh KAI sendiri juga mengalami kenaikan. Pada tahun ini KAI menyediakan 2.500 tempat duduk untuk arus mudik dan balik Lebaran. Jumlah ini naik 64,4% dari tahun lalu yakni sebanyak 1.520 tempat duduk.

Kenaikan jumlah penumpang pada Angkutan Lebaran 2019 juga diiringi oleh peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa kereta api, baik di stasiun maupun di dalam KA. Di Stasiun Pasar Senen yang merupakan pusat kepadatan arus mudik/balik, KAI telah menambah ruang tunggu penumpang.


Pada 2018, Stasiun Pasar Senen hanya dapat menampung 80 tempat duduk dengan luas ruangan sekitar 950 meter persegi. Tahun ini, KAI membenahi ruang tunggu sehingga dapat menampung 700 tempat duduk dengan luas ruangan sekitar 1.700 meter persegi.  Perbaikan ruang tunggu juga dilakukan di Stasiun Gambir, Cirebon, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, dan Jember.


 
Penambahan fasilitas lainnya yakni penyediaan area bermain anak hampir di semua stasiun besar. Selain itu, KAI juga menyediakan fasilitas coworking space di sembilan stasiun yaitu Stasiun Gambir Jakarta, Juanda Jakarta, BNI City Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Surabaya Gubeng dan Stasiun Jember.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt kai, mudik lebaran 2019

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top