Selama Masa Lebaran, Lion Air Group Bidik OTP di Atas 80 Persen

Lion Air Group optimistis mampu meraih tingkat ketepatan waktu terbang atau on time performance, OTP, di atas 80 persen pada masa Angkutan Lebaran 2019.
Rio Sandy Pradana | 12 Mei 2019 18:57 WIB
Petugas Inspektur Kelaikudaraan DKPPU Kementerian Perhubungan dan teknisi Lion Air melakukan pemeriksaan seluruh mesin dan kalibrasi dengan menggunakan alat simulasi kecepatan dan ketinggian pesawat pada pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA--Lion Air Group optimistis mampu meraih tingkat ketepatan waktu terbang atau on time performance, OTP, di atas 80 persen pada masa Angkutan Lebaran 2019.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang M. Prihantoro mengatakan jumlah rute yang dilayani mencapai lebih dari 51 penerbangan domestik dan internasional. Masa Lebaran merupakan musim puncak (peak season). Adapun, rata-rata frekuensi mencapai 400--420 kali terbang per hari.

"Untuk masa peak season, kami menargetkan OTP antara 80--85 persen," kata Danang, Minggu (12/5/2019).

Danang menambahkan pencapaian OTP sebelumnya akan dijadikan tantangan dan peluang Lion dalam mempertahankan kinerja serta mempersiapkan ke level terbaik. OTP menjadi komitmen maskapai dalam memberikan layanan terbaik kepada wisatawan maupun pebisnis.

Lion Air, lanjutnya, mengimplementasikan budaya keselamatan serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan dalam operasional.

Upaya koordinasi dan kerja sama seluruh kru peawat dan karyawan Lion Air di seluruh jaringan akan dilakukan dalam menunjang OTP dan mengikuti standar operasional prosedur.

Pihaknya akan mengoptimalkan pesawat dengan mengelola rotasi (pergerakan pesawat) disesuaikan jarak pada rute, infrastruktur bandar udara, tingkat keterisian penumpang (seat load factor/SLF) dan lainnya. Operasi pesawat mengacu pada aturan dan petunjuk dari pabrik pembuat pesawat, termasuk pemeliharaan pesawat, pengecekan komponen, pelatihan SDM, mengikuti prosedur ketentuan regulator.

"Kami menggunakan sistem terstruktur dan berkesinambungan antara perawatan pesawat, tim operasional serta keputusan yang cepat, guna menentukan rotasi baru apabila ada hambatan yang terjadi di lapangan dan mengurai dampak keterlambatan penerbangan," ujar Danang.

Lion Air mengoperasikan 66 pesawat Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 38 Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi) dan tiga Airbus 330-300 (440 kelas ekonomi). Adapun, utilisasi pesawat rata-rata mencapai 8 hingga 9 jam per hari.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan pada masa Angkutan Lebaran 2018, besaran OTP Batik Air mencapai 91,3 persen. Adapun angka OTP Wings Air dan Lion Air hanya 69,76 persen dan  64,32 persen.

Tahun lalu, Angkutan Lebaran untuk transportasi udara dimulai dari 7 Juni sampai 24 Juni 2018 atau H-8 hingga H+8. Sementara untuk pelaksanaan tahun ini dimulai pada 29 Mei hingga 13 Juni 2019 atau H-7 hingga H+7.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lion air gourp, angkutan lebaran

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup