Investasi Apartemen di Melbourne Sangat Menguntungkan

Layaknya kondisi ekonomi dunia saat ini, pasar properti di Australia juga sedang melemah.
MediaDigital | 30 November 2018 07:00 WIB

Layaknya kondisi ekonomi dunia saat ini, pasar properti di Australia juga sedang melemah. Tetapi, menurut data JLL Research, Negara bagian Victoria, salah satunya kota Melbourne, selalu memimpin pertumbuhan ekonomi di Australia dengan angka pertumbuhan 5.2% dibandingkan negara bagian Australia yang lainnya seperti Queensland dan New South Wales

Melbourne menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk berinvestasi, khususnya properti,  karena situasi politik yang stabil, serta tingginya investasi pemerintah untuk infrastruktur kota, termasuk pembangunan transportasi umum, yang mencapai 12 milyar dollar Australia.

Di tahun 2020 properti Melbourne bahkan diprediksikan akan kembali mengalami kenaikan harga dikarenakan pertumbuhan populasi yang paling tinggi dibanding kota lainnya di Australia, mencapai 2.7% yakni sekitar 144.400 penduduk, menurut data Australian Bureau of Statistics.

Pertumbuhan populasi di Melbourne akan mengerek kenaikan permintaan apartemen 5 tahun ke depan dikarenakan tidak banyak pengembang yang memasarkan dan menyelesaikan proyek residensialnya. Hal ini bersamaan dengan project pembangunan Apartemen 380 Melbourne yang akan selesai pada awal 2020.

Brady Group dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidangnya, pengembang dari kota Melbourne saat ini sedang mengerjakan dan memasarkan proyeknya yang bernama 380 Melbourne Apartemen. Proyek lainnya Vision Apartemen, bahkan telah mendapatkan penghargaan Excellence in High Rise Apartment Building 2017” dari Master Builder Australia.

Investasi properti di kota Melbourne dapat dikatakan sangat menguntungkan dibandingkan dengan kota kota lain di Australia dilihat dari segi kenaikan harga properti tiap tahunnya. Tak hanya investor, banyak juga orang tua yang membeli satu unit apartemen untuk anak anaknya yang bersekolah disana dikarenakan biaya sewa yang tinggi.

Setelah anak anak mereka lulus, orang tua juga dapat meraup keuntungan dari penyewaan properti mereka karena rendahnya vacancy rate di Melbourne yaitu 1,9%. Tarif penyewaan apartemen di Melbourne CBD mencapai 480 dollar per minggunya untuk 1 kamar, 750 dollar per minggunya untuk 2 kamar dan juga 950 dollar per minggunya untuk 3 kamar.

Selain sistem pembayaran yang ringan dan aman, yakni pembeli hanya perlu membayar deposit 10% dan tidak ada cicilan atau biaya apapun sampai bangunan siap huni, Brady Group juga bekerja sama dengan beberapa bank yang dapat memberikan pinjaman maksimum 70% selama 30 tahun sehingga mempermudah pembeli dalam hal pengurusan KPR.

Menurut Midli Christin, Direktur Brady Group Indonesia, “Pendapatan dari menyewakan apartemen di Melbourne lebih besar dari pada bunga bank. Jadi bisa dikatakan cicilan properti di Melbourne dibayarkan oleh penyewa”.

Hal ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pembeli dikarenakan pendapatan sewa properti per tahun di Melbourne sekitar 6% sedangkan bunga bank kredit properti di Australia saat ini hanya 4%. Selain itu, pembeli juga dapat meraup keuntungan dari kenaikan harga properti per tahunnya di Melbourne Australia.

Untuk informasi selengkapnya, hadirilah Pameran Properti Melbourne Sabtu & Minggu pada tanggal 1 dan 2 Desember 2018 di Hotel Mulia Senayan Jakarta (Iris Room) pukul 11 siang hingga 7 malam. Info mengenai Apartemen 380 Melbourne lainnya dapat diakses di www.brady.co.id atau dapat menghubungi (021) 5740008.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
brady property

Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top